Mengapa wanita enggan melakukan hubungan seksual?

Sabtu, 7 November 2015 04:00 Reporter : Asmaraku
Mengapa wanita enggan melakukan hubungan seksual? Ilustrasi pasangan seks. ©2015 Merdeka.com/shutterstock

Merdeka.com - "Aku lagi capek nih, sayang.."

"Aku pusing"

"Kapan-kapan aja yah, aku masih sibuk ini..."

Alasan-alasan di atas terdengar sangat familiar, bukan? Untuk lebih memahami mengapa libido itu penting dan bagaimana cara membangun nuansa bergairah dengan suami Anda, simak perbincangan yang sering diutarakan menurut AsmarakuAsmaraku.

Libido bisa naik dan turun, tetapi kapan Anda perlu khawatir?

Libido mengacu pada dorongan seks atau gairah untuk melakukan aktivitas seksual dengan suami maupun istri. Libido wanita mencakup pikiran-pikiran seksual, fantasi, hasrat, dan ketertarikan wanita dalam perilaku seksualnya.

Apakah ada dorongan seksual yang disebut normal?

Sebenarnya tidak ada istilah normal dalam hal gairah seksual. Para wanita memiliki hasrat yang berbeda-beda terkait seks. Tidak aneh kalau seseorang mengalami penurunan dorongan seksual sementara dan faktanya banyak wanita yang mengalami hal ini di sepanjang hidupnya.

Kapan wanita harus mulai cemas dengan permasalahan libido?

Apabila wanita mulai mengalami penurunan gairah seksual terus menerus atau malah kehilangan sama sekali, maka saat itulah wanita harus mulai cemas. Dalam bidang medis, lemahnya dorongan seksual atau hypoactive sexual desire disorder disebut sebagai kurangnya fantasi, khayalan, atau ketertarikan untuk melakukan aktivitas seksual yang ujung-ujungnya menyebabkan stres. Tanda-tanda wanita yang mengalami hal ini yaitu semakin jarangnya frekuensi untuk berfantasi seksual, menurunnya gairah seks, dan malas melakukan hubungan intim.

Apa yang mempengaruhi gairah seksual wanita? Apa yang mengubahnya?

Semua wanita akan menyadari adanya fluktuasi hasrat seksual sepanjang waktu dan ini normal. Semua perubahan itu diakibatkan oleh fluktuasi hormonal seperti yang biasa terjadi saat menstruasi, kehamilan, atau perimenopause. Hal ini juga berpengaruh pada citra diri wanita. Terkadang wanita merasa tidak lagi seksi dan menggairahkan, sehingga dia pun semakin menjauhi aktivitas seksual.

Obat-obatan yang diberikan untuk mengobati seseorang terkadang memberikan efek samping seksual yang serius. Ketahui lebih lanjut suplemen yang tepat untuk diri Anda di sini.

Gaya hidup, nutrisi, dan tingkat stress juga dapat mempengaruhi gairah seksual wanita. Pengalaman seks yang buruk juga turut mempengaruhi kenikmatan dan keinginan wanita untuk melakukan hubungan intim. Pada akhirnya, kesulitan dalam hal berkomunikasi dengan pasangan dan masalah-masalah asmara lainnya akan sangat berpengaruh pada dorongan seksual wanita. [RWP]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini