Mengapa Kamu Merasa Lelah Usai Menangis Keras?

Senin, 9 September 2019 13:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana
Mengapa Kamu Merasa Lelah Usai Menangis Keras? Ilustrasi menangis. ©2018 Merdeka.com/Pixabay

Merdeka.com - Menangis merupakan cara yang dilakukan oleh manusia untuk melepaskan dan mengekspresikan emosi yang mereka alami. Baik rasa sedih atau gembira yang meluap-luap, menangis merupakan hal yang terjadi pada banyak orang.

Menangis juga dapat terjadi secara perlahan atau juga menangis tersedu-sedu yang cukup dramatis. Usai menangis keras, biasanya kamu bakal merasa lega namun di saat yang bersamaan juga merasa lelah.

Walau mungkin rasa lelah yang muncul tidak sama atau separah seperti usai berolahraga, namun hal ini memang dapat terjadi. Dilansir dari Mens Health, Lauren Bylsma, PhD, profesor psikologi dari University of Pittsburgh menyebut bahwa menangis memang bisa melelahkan.

"Menangis bisa berdampak pada tubuh," terang Bylsma.

"Hal ini membutuhkan banyak energi dan sesuatu yang bisa mengambil alih seluruh tubuh," sambungnya.

1 dari 3 halaman

Detak Jantung Meningkat Saat Menangis

Rasa lelah yang muncul pada tubuh usai menangis ini terjadi karena suatu hal. Jeffrey Cohen, PsyD, psikolog klinis dari Columbia University menyebut bahwa ketika kita menangis, yang terjadi sebenarnya lebih dari mengeluarkan air mata.

Pada saat menangis, terdapat sejumlah hal lain yang terjadi pada tubuhmu. Detak jantungmu bakal meningkat serta napas bakal lebih lambat saat kamu menangis.

2 dari 3 halaman

Menangis Mengeluarkan Hormon Pelepas Stres

Saat menangis, terdapat hormon pelepas stres yang juga dikeluarkan dari tubuh. Hal ini bisa membantu tubuh melupakan trauma emosional yang terjadi dan dialami.

"Hal ini bisa menenangkan, yang kemudian berujung pada munculnya rasa lelah," jelas Cohen.

3 dari 3 halaman

Menangis Bisa Sebabkan Kurang Oksigen ke Otak

Berdasar sebuah penelitian tahun 2014 yang dipublikasikan pada Frontiers of Psychology, peneliti percaya bahwa menangis merupakan cara menenangkan diri. Hal ini juga mampu mengurangi perasaan stres yang kamu alami.

Tingkat lelah yang kamu alami ini disebut Bylsma bergantung dengan seberapa keras kamu menangis. Menangis lebih keras bisa berujung pada hiperventilasi yang bisa menurunkan jumlah oksigen yang dikirim ke otak.

Selain rasa lelah, kamu juga mungkin merasa ngantuk usai menangis keras. Walau begitu, masih perlu penelitian lebih lanjut mengenai dampak menangis yang bisa muncul pada tubuh ini. [RWP]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini