Menengok osteorthritis,penyakit yang dikenal dengan pengapuran sendi

Jumat, 18 Maret 2016 18:07 Reporter : Siti Rutmawati
Menengok osteorthritis,penyakit yang dikenal dengan pengapuran sendi ilustrasi sakit lutut. ©running.competitor.com

Merdeka.com - Mungkin kamu jarang mendengar istilah osteoarthritis. Memang, penyakit ini lebih dikenal dengan pengapuran sendi. Osteoarthritis adalah kondisi kronis yang paling umum dari sendi.

Osteoarthritis bisa memengaruhi semua sendi, hanya saja beberapa sendi yang sering diserang adalah lulut, pinggul, punggung bawah dan leher, sendi kecil pada jari-jari dan pangkal ibu jari atau jempol kaki.

Siapakah yang terserang osteoarthritis?

Penyakit ini seringkali menyerang orang yang telah berusia lanjut(biasanya lebih dari usia 65 tahun), meskipun tak menutup kemungkinan terjadi pada segala usia.

Apakah penyebab osteoarthritis?

Meskipun penyakit ini telah lama diyakini disebabkan oleh keausan sendi dari waktu ke waktu, para ilmuwan kini melihatnya sebagai penyakit sendi. Selain faktor usia tersebut, berikut merupakan deretan penyebab osteoarthritis, seperti yang dilansir melalui arthritis.org.

1. Gen

Beberapa ciri genetik dapat menyebabkan seseorang mengembangkan osteoarthritis. Salah satu kemungkinannya adalah cacat langka yang diproduksi tubuh dari kolagen, protein yang membentuk tulang rawan. Kelainan ini dapat menyebabkan osteoarthritis terjadi sejak usia 20 tahun.

2. Obesitas

Kelebihan berat badan (obesitas) menempatkan tekanan tambahan pada pinggul dan lutut. Tekanan selama bertahun-tahun dapat menyebabkan tulang rawan yang menjadi bantalan sendi memecah lebih cepat.

Selain itu penelitian menemukan bahwa jaringan lemah berlebih menghasilkan bahan kimia peradangan (sitokin) yang dapat merusak sendi.

3. Cedera dan penggunaan berlebihan

Gerakan berulang atau cedera (seperti fraktur, operasi, atau air mata ligamen) dapat menyebabkan osteoarthritis. Beberapa atlet yang sering menggunakan sendi, tendon dan logamen secara berulang-ulang dapat mempercepat kerusakan tulang rawan.

Ketidakseimbangan atau kelemahan otot-otot yang mendukung sendi juga dapat menyebabkan perubahan gerakan dan akhirnya merusak tulang rawan pada sendi.

4. Faktor lainnya

Beberapa faktor lain yang berkontribusi pada osteoarthritis adalah gangguan tulang dan gangguan sendi seperti rheumatoid arthritis(jenis rematik) atau gangguan metabolisme seperti hemochromatosis.

Kedua kondisi ini menyebabkan tubuh terlalu banyak menyerap zat besi atau akromegali. Hal ini menyebabkan tubuh membuat terlalu banyak hormon pertumbuhan. [SRA]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini