Melewatkan sarapan tingkatkan risiko serangan jantung

Selasa, 23 Juli 2013 18:06 Reporter : Rizqi Adnamazida
Melewatkan sarapan tingkatkan risiko serangan jantung Ilustrasi sarapan. ©Shutterstock/Nitr

Merdeka.com - Berbagai riset sudah membuktikan bahwa melewatkan sarapan bisa meningkatkan risiko diabetes. Kini penelitian terbaru kembali menyebutkan kalau kebiasaan melewatkan benar-benar membahayakan kesehatan, salah satunya adalah memicu serangan jantung.

Pada penelitian yang melibatkan 27.000 pria dewasa, melewatkan sarapan bisa meningkatkan risiko serangan jantung hingga 27 persen.

Namun bagaimana bisa melewatkan sarapan mampu memicu serangan jantung?

"Kami sebenarnya juga tidak yakin. Tetapi kami menduga, orang yang melewatkan sarapan merasa begitu lapar sehingga mereka makan berlebihan di siang hari," papar Eric Rimm dari Harvard School of Public Health.

Konsumsi berlebihan itu pun akhirnya membuat pencernaan harus bekerja lebih keras dalam mengolahnya. Kadar gula darah ikut meningkat dan memicu penggumpalan pada arteri.

Persoalan lain kemudian muncul, misalnya apakah menikmati makan pagi yang tidak sehat jauh lebih baik daripada melewatkan sarapan?

Sebagaimana dilansir dari Daily Mail, peneliti masih memperdebatkan hal itu. Namun menurut para ahli nutrisi, biasanya orang yang rajin sarapan cenderung menikmati makanan yang menyehatkan.

"Intinya cuma satu, sarapan itu penting dan jangan melewatkannya," tegas Rimm.

Hasil penelitian kemudian dilaporkan dalam jurnal Circulation.

Baca juga:
5 Manfaat kesehatan memiliki jenggot
5 Kebiasaan buruk di pagi hari
4 Hal mengejutkan yang bikin otak awet muda
4 Cara agar minum lebih banyak air
10 Kebiasaan orang sukses di pagi hari [riz]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini