Sejumlah Masalah yang Biasa Dialami Pria Ketika Buang Air Kecil Usai Bercinta

Kamis, 14 November 2019 00:31 Reporter : Rizky Wahyu Permana
Sejumlah Masalah yang Biasa Dialami Pria Ketika Buang Air Kecil Usai Bercinta Ilustrasi Orgasme Pria. ©iStock

Merdeka.com - Usai sesi bercinta yang menggebu dan panas, salah satu hal yang penting dilakukan adalah membersihkan diri. Hal ini sangat penting untuk menjaga kesehatan tubuh serta membersihkan kotoran yang menempel.

Tergantung masing-masing individu, hal yang dilakukan usai bercinta juga bisa berbeda-beda. Salah satu hal yang dilakukan adalah buang air kecil usai bercinta.

Namun pada kondisi tertentu, ada satu hal yang biasa dialami oleh pria ketika usai bercinta. Masalah yang dialami oleh pria ketika bercinta adalah rasa perih ketika buang air kecil serta semburannya yang tak beraturan.

Walau hal ini tak selalu terjadi, namun munculnya rasa perih dan semburan tak beraturan yang terjadi merupakan suatu hal yang tak aneh. Selain itu, mungkin terjadi sejumlah masalah lain seperti penis yang masih ereksi ketika buang air. Mengapa hal ini bisa terjadi?

1 dari 3 halaman

Semburan Kencing Tidak Beraturan

"Ketika bercinta, uretra membawa air mani dan masuk ke dalam saluran kencing yang sangat dekat dengan kandung kemih," terang Eugene Dula, dilansir dari Dollar Shave Club.

"Usai bercinta, uretra biasanya masih memiliki air mani di dalamnya, termasuk mungkin mengumpul di bagian ujung (namun masih di dalam uretra). Ketika kamu buang air setelah bercinta, urin membilas sisa air mani melalui uretra, mendorongnya melalui area terkumpulnya di dekat ujung. Hal ini menyebabkan semburan kencing terganggu," sambungnya.

Adanya hambatan ini, bisa menyebabkan semburan air kencing tidak semulus sebelumnya. Selain itu, semburan air kencing juga mungkin terjadi secara tidak beraturan dan berhamburan ke berbagai arah.

Untuk menghindari masalah atau semburan yang terlalu liar, lakukan kencing secara perlahan. Usahakan jangan terlalu keras menyemburkannya karena bisa menimbulkan masalah lebih lanjut.

2 dari 3 halaman

Mengapa Kencing Terasa Nyeri

Selain berupa semburan yang tak teratur, munculnya rasa sakit ketika kencing merupakan hal yang tak bisa dihindari. Hal ini juga terjadi karena alasan yang sama.

Terjadinya masalah ini bisa disebabkan oleh sejumlah alasan seperti:
- Infeksi Saluran Kencing
- Urethritis
- Penyakit Menular Seksual
- Dehidrasi

Sejumlah hal tersebut bisa membutuhkan penanganan serius, namun jika disebabkan dehidrasi, maka kamu bisa mengatasinya dengan lebih banyak minum air.

3 dari 3 halaman

Buang Air Kecil Ketika Ereksi

Usai bercinta, tak jarang kamu masih mengalami ereksi dan masih terjadi sangat ingin buang air kecil. Hal ini bisa menyebabkan kamu mengalami masalah untuk kencing dengan mudah dan lancar.

"Sulit untuk buang air kecil ketika ereksi karena ruang di dalam penis yang dipenuhi olah darah ketika ereksi -corpora cavernosa dan corpora spongiosum- menutupi uretra," terang As Ajay Nangia, profesor dari University of Kansas Medical Center.

Untuk bisa lebih mudah buang air kecil ketika ereksi, kamu bisa memberi sedikit tekanan pada kandung kemih. Kamu bisa menekan perut bagian bawah untuk bisa buang air kecil dengan mudah. [RWP]

Baca juga:
Tidak Hanya Pria, Wanita Ternyata Juga Bisa Mengalami Ereksi di Pagi Hari
Penggunaan Pil Pengembali Keperawanan Serta Risiko Kanker di Baliknya

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini