Bisakah Kamu Memperoleh Orgasme ketika Sesi Bercinta Kurang Menyenangkan?

Selasa, 14 Januari 2020 13:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana
Bisakah Kamu Memperoleh Orgasme ketika Sesi Bercinta Kurang Menyenangkan? Ilustrasi orgasme. ©Shutterstock

Merdeka.com - Tidak selamanya sesi bercinta yang kamu lakukan bersama pasangan berjalan dengan panas dan berbunga-bunga. Kadang kamu harus melakukannya dengan pasangan walau dalam kondisi yang kurang tepat.

Kamu bisa saja bercinta dengan pasangan dalam kondisi yang terlalu lelah atau stres. Walau begitu, hal ini rupanya tak menutup kemungkinan bahwa kamu bisa mengalami orgasme walau sesi bercinta kurang menyenangkan.

Dilansir dari Health, peneliti menyebut bahwa terdapat suatu hal yang mereka sebut sebagai orgasme yang 'buruk'. Penelitian terbaru yang dipublikasikan pada Archives of Sexual Behavior menjelaskan apa yang dimaksud sebagai orgasme yang tak menyenangkan ini dan mengapa sejumlah orang mengalaminya.

Orgasme buruk sendiri dapat digolongkan sebagai orgasme yang tak nikmat dan bahkan tak menyenangkan. Menurut penelitian, hal ini bahkan bisa berdampak buruk pada hubungan, seksualitas, serta pada kesehatan psikologis.

Sesi seks yang tak menyenangkan ini tentu saja dalam koridor hubungan seks konsensual yang disetujui kedua pihak. Orgasme yang dimaksud di sini merupakan orgasme yang kurang bisa dinikmati pada saat bercinta.

1 dari 1 halaman

Peneliti menyebut bahwa hal ini bisa terjadi ketika kamu berada dalam kondisi yang membuatmu tak bisa menolak bercinta. Sebagai contoh, kamu terpaksa bercinta dengan pasangan karena kamu merasa tak mampu menolaknya sehingga kamu tak dapat menikmatinya.

Terdapat hal lain yang bisa menyebabkan kamu tak merasa mendapat kesenangan ketika orgasme.

"Penelitian menunjukkan bahwa tekanan untuk mendapat orgasme bisa menimbulkan stres serta hal negatif lainnya," tulis peneliti.

"Sebagai conton, pria dan wanita sering menyebut bahwa mereka merasa harus mendapat orgasme selama aktivitas seksual konsensual untuk memastikan bahwa seks terjadi secara adil dan setara antara pasangan," sambungnya.

Pada sisi lain, ketika tekanan untuk mencapai suatu hal sudah memuncak, pada akhirnya tidak bakal muncul hal positif. Alasan kesehatan juga bisa menjadi penyebab munculnya orgasme yang tak menyenangkan. Hal lain yang juga diungkapkan partisipan adalah karena tiadanya hubungan emosional yang dalam dengan pasangan.

Hasil penelitian ini mengungkap bahwa terdapat banyak faktor yang membuat orgasme jadi kurang menyenangkan. Selain itu, orgasme yang terjadi juga belum menjadi tanda bahwa sesi bercinta tersebut cukup sukses dan memuaskan. [RWP]

Baca juga:
Ini Perbedaan Pria dan Wanita Ketika Melihat Lawan Jenis dalam Kondisi Tanpa Pakaian
Mengapa Area Vital dan Puting Memiliki Warna Lebih Gelap? Ini Penyebabnya
Tidur Lebih Lama Bisa Tingkatkan Hasrat dan Kepuasan Seksual Wanita

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini