Masyarakat Dianggap Taat Cegah COVID-19 ketika di Rumah, Namun Abai di Ruang Publik

Kamis, 27 Agustus 2020 16:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana
Masyarakat Dianggap Taat Cegah COVID-19 ketika di Rumah, Namun Abai di Ruang Publik Warga memakai masker di Stasiun Palmerah. ©2020 Liputan6.com/Johan Tallo

Merdeka.com - Ketaatan masyarakat dalam pencegahan COVID-19 dianggap sebenarnya cukup baik ketika berada di lingkungan keluarga. Namun pada saat masyarakat berada di ruang publik, ketaatan ini dinggap buyar.

Pernyataan ini disampaikan oleh Hamdi Muluk, ahli psikologi politik dari Universitas Indonesia dalam siaran dialog dari Graha BNPB, Jakarta beberapa waktu lalu.

"Sebenarnya temuan kami, di tingkat rumah tangga, di tingkat pribadi, itu relatif tertib sebenarnya. Jadi terbentuk perilaku itu," kata Hamd.

"Yang jadi buyar kalau orang berada di ruang publik," tambahnya.

Hamdi mengatakan, tingkat kepatuhan seseorang terhadap perilaku pencegahan COVID-19 menurun saat mereka berada di ruang publik.

"Ini yang menurut saya perlu kita cari solusinya. Jadi bagaimana pengaturan di ruang publik itu berjalan lebih maksimalm," terangnya.

Baca Selanjutnya: Peran Ibu Ingatkan Ayah...

Halaman

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Fakta Kesehatan
  3. Masker
  4. Kebiasaan Baru
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini