KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

Mantan perokok berisiko terkena radang usus

Minggu, 29 Juli 2012 16:06 Reporter : Kun Sila Ananda
Ilustrasi berhenti merokok. ©shutterstock.com/Realinemedia

Merdeka.com - Dibandingkan dengan orang yang tak pernah merokok, mantan perokok memiliki risiko terkena penyakit radang usus, penyakit Crohn, dan ulcerative colitis, lebih besar.

"Peningkatan risiko radang usus besar setelah berhenti merokok bisa bertahan hingga dua dekade," kata De Leslie Higuchi, penulis utama penelitian dan seorang peneliti dari Children;s Hospital Boston dan Harvard Medical School, seperti dilansir oleh Reuters Health(27/07).

Dalam penelitian ini Higuchi menemukan bahwa sekitar 144 orang dari 124.000 orang yang tak pernah merokok memiliki penyakit Crohn, sementara 117 orang dari 51.000 mantan perokok dan 75 orang dari 53.500 orang perokok memiliki penyakit Crohn dan penyakit auto imun.

Setelah mempertimbangkan faktor-faktor lain seperti usia, berat badan, dan terapi hormon yang digunakan, Higuchi menemukan bahwa perokok memiliki kemungkinan 90 persen lebih besar terkena penyakit Crohn. Sementara wanita yang tak pernah merokok dan mantan perokok memiliki risiko sebesar 35 persen.

Semakin sering merokok, maka akan semakin tinggi pula risikonya. Misalnya, seorang wanita yang merokok satu pak setiap hari selama 10 - 25 tahun akan berisiko terkena penyakit Crohn 1,7 kali lebih besar. Sementara wanita yang merokok satu pak setiap hari selama 25 tahun ke atas memiliki risiko terkena penyakit Crohn 2,3 persen.

Peneliti juga menunjukkan bahwa kebiasaan merokok berkaitan dengan penyakit ulcerative colitis, yaitu sebuah peradangan di usus besar yang bisa menyebabkan rasa sakit, diare, dan pendarahan.

Higuchi menemukan bahwa 167 mantan perokok, dan 43 perokok bisa memiliki penyakit ulcerative colitis ini. mengherankan, karena orang yang berhenti merokok memiliki 50 persen risiko yang lebih besar dibanding perokok untuk terkena penyakit tersebut. [kun]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.