Main drum bisa sembuhkan tuli?

Selasa, 13 Januari 2015 10:38 Reporter : Febrianti Diah Kusumaningrum
Main drum bisa sembuhkan tuli? Ilustrasi drum. istimewa ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Selama ini banyak penelitian kesehatan yang menyebutkan bahwa mendengarkan musik yang terlalu keras yang termasuk dengan distorsi tinggi atau ketukan drum yang memekakan telinga bisa mengganggu pendengaran Anda. Bahkan tak jarang banyak penelitian yang menemukan bahwa aktivitas ini bisa membuat Anda berisiko tinggi untuk tuli. Oleh sebab itu banyak orang yang cenderung untuk menghindarkan diri dari suasana ramai dan bising.

Namun sebuah penelitian yang dilakukan di Amerika Serikat berkata lain. Penelitian yang dipimpin oleh Nina Kraus, seorang profesor neurobiologi, fisiologi dan THT ini menemukan bahwa memainkan dan mendengarkan bunyi dari alat musik menghentak seperti drum mampu mendeteksi suara dengan baik, mengolahnya, serta mengingat apa yang mereka dengar.

"Susunan saraf di otak orang yang bermain musik akan lebih jelas dan lebih tepat dalam merespon suara yang didengar. Dengan bermain musik pula maka mereka akan mengembangkan kemampuan mendengar dan berkomunikasi," terangnya. "Sehingga secara perlahan, gangguan pendengaran ini akan menghilang."

"Belajar memainkan alat musik adalah cara berkomunikasi yang baik. Alunan musik akan membuat seseorang belajar untuk berimajinasi. Sementara lirik yang digunakan mampu mengembangkan kemampuan berinteraksi," pungkasnya.

Profesor Kraus sendiri melakukan penelitian ini dengan memantau aktivitas saraf di otak dalam menanggapi suara dengan menggunakan elektroda pada kulit kepala. [feb]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini