Latihan Angkat Beban Bisa Turunkan Risiko Kanker Usus pada Seseorang

Jumat, 12 April 2019 13:09 Reporter : Rizky Wahyu Permana
Latihan Angkat Beban Bisa Turunkan Risiko Kanker Usus pada Seseorang Ilustrasi latihan angkat beban. ©shutterstock.com/Kzenon

Merdeka.com - Mengangkat beban sebagai olahraga merupakan salah satu hal yang memiliki dampak positif bagi tubuh. Hal ini bisa membantu memperkuat tulang, meningkatkan pengendalian gula darah, mencegah penyakit jantung, serta membantu mengendalikan lemak di perut. Sebuah penelitian terbaru mengungkap manfaat lain yang dimiliki olahraga ini.

Dilansir dari Men's Health, sebuah penelitian mengungkap bahwa angkat beban dapat menurunkan risiko terjadinya kanker usus besar. Penelitian ini sendiri telah dipublikasikan pada jurnal Medicine & Science in Sports & Exercise.

Temuan ini didapat berdasar penelitian yang membandingkan antara data kesehatan yang dimiliki dan melihat bagaimana latihan angkat beban berpengaruh terhadap risiko 10 kasus kanker yang paling umum. Data yang digunakan ini mencakup pola makan, kesehatan, dan gaya hidup dari 560.000 orang antara usia 50 hingga 71 pada tahun 1995 hingga 1996.

Peneliti menemukan bahwa olahraga angkat beban secara signifikan menurunkan risiko kanker usus. Mereka yang melakukan olahraga angkat beban memiliki risiko 25 persen lebih rendah pada sejumlah jenis kanker dibanding orang yang tidak melakukan olahraga ini. Menurunnya risiko ini juga terjadi pada penderita kanker ginjal.

Hal ini kemungkinan dapat terjadi karena olahraga angkat beban dapat melahirkan homeostasis glukosa atau keseimbangan antara insulin dan glukagon yang membantu menjadi kadar gula darah. Hal ini penting pasalnya gula darah tinggi disebut berhubungan dengan tingginya risiko kanker usus.

Hasil penelitian ini mendukung riset sebelumnya yang menunjukkan peran perlindungan dari meningkatkan kadar zat besi. Penelitian sebelumnya pada kebiasaan berolahraga lebih dari 80.000 orang dewasa menemukan bahwa orang yang angkat beban dua kali seminggu, 31 persen lebih kecil kemungkinannya meninggal karena kanker. [RWP]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini