Konsumsi Teh Hijau Seminggu 3 Kali Bisa Bantu Cegah Risiko Masalah Kardiovaskular

Rabu, 15 Januari 2020 13:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana
Konsumsi Teh Hijau Seminggu 3 Kali Bisa Bantu Cegah Risiko Masalah Kardiovaskular Ilustrasi teh hijau. ©2015 Merdeka.com/www.healthyfig.com

Merdeka.com - Teh merupakan salah satu minuman favorit masyarakat Indonesia. Minuman ini bisa ditemui hampir di semua tempat dalam berbagai bentuk yang berbeda dan tentunya dengan harga yang terjangkau.

Minum teh telah dihubungkan dengan sejumlah dampak kesehatan yang bisa kita peroleh. Dilansir dari Her, menurut sebuah penelitian terbaru, minum teh ini juga berhubungan dengan hidup yang lebih panjang dan sehat.

Manfaat sehat ini bisa diperoleh ketika mengonsumsi teh setidaknya tiga kali dalam satu minggu. Berdasar penelitian tersebut, kebiasaan mengonsumsi teh ini bisa menurunkan risiko penyakit kardiovaskular dan meningkatkan kesehatan.

Hasil penelitian ini telah dipublikasikan pada European Journal of Preventive Cardiology. Terdapat 100.902 orang dewasa di China yang menjadi partisipan dari penelitian ini.

Para partisipan ini tidak memiliki riwayat serangan jantung, stroke, maupun kanker. Melalui kuisioner sederhana, diketahui mengenai konsumsi teh para partisipan ini.

1 dari 2 halaman

Terdapat dua kategori kelompok dalam penelitian ini yaitu peminum teh rutin yang mengonsumsinya tiga kali atau lebih dalam seminggu. Kelompok lain tidak memiliki kebiasaan meminum teh dan mengonsumsinya kurang dari tiga kali seminggu.

Pengumpulan data dari partisipan ini dilakukan selama 7,3 tahun. Dibanding pada orang yang jarang mengonsumsi teh, peminum teh memiliki risiko serangan jantung dan stroke yang lebih rendah 20 persen.

Diketahui bahwa tingginya konsumsi teh berhubungan dengan menurunnya risiko masalah kardiovaskular serta penyebab kematian lainnya. Hal ini terutama dialami oleh para peminum teh rutin.

Peneliti juga mencermati mengenai perubahan perilaku minum teh pada 14.081 partisipan. Mereka diteliti selama 8,2 tahun setelah survei awal dilakukan.

2 dari 2 halaman

Peminum teh rutin yang mempertahankan kebiasaan mereka dalam kedua survei tersebut memiliki risiko serangan jantung dan stroke lebih rendah 39 persen. Mereka juga mengalami penurunan risiko penyakit jantung fatal dan stroke sekitar 56 persen, serta menurunya risiko kematian hingga 29 persen dibanding orang yang jarang minum teh.

"Kebiasaan konsumsi teh berhubungan dengan rendahnya risiko penyakit kardiovaskular serta kematian dari segala penyebab. Efek kesehatan yang lebih baik bisa diperoleh dari teh hijau serta dari peminum teh rutin secara jangka panjang," terang Dr. Xinyan Wang dari Chinese Academy of Medical Science, Beijing.

Berdasar penelitian ini, jenis teh yang dikonsumsi diketahui juga sangat berpengaruh. Pada penelitian ini, teh hijau merupakan pilihan yang paling disukai untuk dipilih. [RWP]

Baca juga:
Berdasar Penelitian, Teh Hijau Ternyata Miliki Kandungan untuk Melawan Tuberkolosis
Peminum Teh Ternyata Memiliki Kesehatan Otak yang Lebih Baik

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini