Konsumsi Teh dan Kopi Bisa Turunkan Risiko Stroke dan Demensia

Selasa, 23 November 2021 13:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana
Konsumsi Teh dan Kopi Bisa Turunkan Risiko Stroke dan Demensia Ilustrasi teh dan kopi. ©Shutterstock.com/ Anson0618

Merdeka.com - Konsumsi teh dan kopi merupakan hal yang biasa dilakukan banyak orang. Selain lezat, kedua minuman ini juga memiliki manfaat yang tak main-main.

Dilansir dari Medical Xpress, penelitian terbaru mengungkap bahwa minum kopi dan teh diketahui menurunkan risiko stroke dan demensia. Hal ini terungkap bedasar penelitian yang dipublikasikan pada jurnal PLOS Medicine.

Stroke merupakan salah satu penyakit berbahaya yang menyebabkan 10 persen kematian di seluruh dunia. Demensia merupakan istilah umum untuk rangkaian gejala menurunnya fungsi otak. Minum kopi dan teh diketahui bisa menurunkan risiko dari dua penyakit ini terutama munculnya demensia pasca stroke.

Hasil temuan ini diperoleh oleh Yuan Zhan dan koleganya dari Tianjin Medical University, Tianjin, China. Penelitian dilakukan berdasar data dari 365.682 partisipan yang direkrut pada 2006 dan 2010 serta diteliti hingga 2020.

2 dari 2 halaman

Jumlah Konsumsi Teh dan Kopi

Diketahui bahwa mereka yang mengonsumsi 2-3 cangkir kopi, 3-5 cangkir teh, atau kombinasi 4-6 cangkir teh dan kopi memiliki tingkat stroke dan demensia paling rendah. Hal ini terutama ketika dibandingkan dengan mereka yang tidak mengonsumsi teh maupun kopi secara rutin.

Konsumsi kopi sendiri serta kombinasinya dengan teh juga berhubungan dengan menurunnya risiko demensia pasca-stroke. Hal ini tentu menjadi kabar baik bagi mereka yang biasa minum teh dan kopi.

"Hasil temuan kami mengungkap bahwa konsumsi sedang teh dan kopi secara terpisah atau secara gabungan memiliki hubungan dengan menurunnya risiko stroke dan demensia," terang hasil temuan tersebut. [RWP]

Baca juga:
Pakar Farmasi Sebut Ganja Memang Bisa Dikembangkan Sebagai Obat
Penelitian Ungkap Bahwa Orang yang Sudah Divaksin Cenderung Lebih Taat Prokes
Pentingnya Personalisasi Layanan Kesehatan untuk Diterapkan di Indonesia
Demi Kesehatan Jantung, Ini Jam Tidur yang Paling Ideal
Kebiasaan Makan Sendirian pada Wanita Lansia Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung
Peneliti Tengah Kembangkan Vaksin COVID-19 Bebas Suntik

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini