Ketika Mengalami Gangguan Psikosomatik, Relaksasi Perlu Dilakukan Pertama Kali

Sabtu, 17 Oktober 2020 07:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana
Ketika Mengalami Gangguan Psikosomatik, Relaksasi Perlu Dilakukan Pertama Kali Ilustrasi sakit. ©Shutterstock/Kamira

Merdeka.com - Salah satu masalah kesehatan mental yang bisa dialami seseorang adalah psikosomatik. Kondisi ini bisa dijelaskan sebagai adanya masalah fisik yang tisebabkan oleh faktor psikologi.

Artinya gangguan ini membuat orang bisa merasakan gejala-gejala fisik seperti jantung berdebar-debar, sesak napas, lambung tidak nyaman, pegal-pegal, ngilu, tapi ketika diperiksa oleh dokter penyakit dalam atau dokter saraf keadaan tubuh berada dalam kondisi normal.

Menurut dokter psikiater di Omni Hospital Alam Sutera dr. Andri, Sp.KJ, FAPM hal pertama yang dapat dilakukan untuk menangani gejala psikosomatik adalah relaksasi.

“Yang pertama kali perlu dilakukan ketika mengalami gejala psikosomatik adalah relaksasi, karena kalau kita lihat masalah psikosomatik itu terkait dengan adanya aktivitas yang berlebihan dari sistem saraf pusat yang Namanya amygdala,” kata Andri beberapa waktu lalu.

Amygdala ini aktif ketika seseorang sedang cemas, tambahnya. Pasalnya, amygdala merupakan suatu mekanisme adaptasi. Misal, ketika seseorang melakukan persiapan berkegiatan, saat itu sistem tubuh mulai aktif ditandai dengan jantung berdebar, insulin meningkat, tensi darah meningkat, dan perut kembung.

“Masalahnya, orang dengan psikosomatik itu kapan saja dan di mana saja bisa mengalami gejala seperti itu. Jadi gak tentu, gak ada stres aja dia bisa mengalami gejala psikosomatik. Nah ini yang perlu diperhatikan, ini yang membuat repot sebenarnya,” jelasnya.

Baca Selanjutnya: Jika Relaksasi Tidak Berhasil...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini