KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

Kenali tanda-tanda masa subur pada wanita!

Rabu, 1 April 2015 11:25 Reporter : Destriyana
Ilustrasi hamil. ©2015 Merdeka.com/shutterstock

Merdeka.com - Menentukan waktu ovulasi adalah hal yang sangat penting, jika Anda dan pasangan ingin segera memiliki anak. Sebab, sperma bisa hidup selama tiga sampai enam hari, tetapi sel telur hanya bisa bertahan sekitar 12 sampai 24 jam.

Untuk meningkatkan kemungkinan pembuahan, sangat penting untuk melakukan hubungan seks saat ovulasi. Anda disarankan untuk melakukan hubungan seks 1-2 hari sebelum ovulasi dan lagi pada hari Anda berovulasi. Dengan begitu, ada banyak pasokan sperma yang menunggu di tuba falopi ketika telur dilepaskan.

Tentu saja, waktu ketika seorang wanita berovulasi sama sekali tidak jelas. Itu juga tergantung pada panjang siklus menstruasi. Seorang wanita biasanya mengalami ovulasi sekitar 14 hari sebelum menstruasi berikutnya.

Jika Anda memiliki siklus 28 hari, rata-rata siklus menstruasi wanita, maka Anda akan berovulasi sekitar pertengahan siklus Anda. Tetapi jika Anda memiliki siklus 35 hari, Anda akan berovulasi sekitar hari ke 21, bukan hari ke-17.

Bagaimana saya tahu kapan saya mengalami ovulasi?

Beberapa wanita mungkin dapat mengetahui kapan mereka mengalami ovulasi. Tetapi kebanyakan sama sekali tidak melihat adanya perubahan pada tubuh saat berovulasi.

Jika Anda ingin segera hamil, cobalah untuk melacak siklus Anda selama beberapa bulan dan mengenali beberapa tanda-tanda ovulasi, termasuk:

- Peningkatan keputihan

- Peningkatan suhu tubuh. Anda bisa mengetahuinya dengan mengecek suhu tubuh setiap pagi sebelum beranjak dari tempat tidur, satu atau dua hari setelah Anda berovulasi.

Jika siklus saya tidak teratur, akan sulit bagi saya untuk hamil?

Kebanyakan wanita memiliki sekitar 12 periode dalam setahun, tetapi beberapa memiliki lebih sedikit atau tidak mendapatkan menstruasi sama sekali. Stres, olahraga berat, penurunan berat badan yang dramatis, semua ini dapat menyebabkan gangguan pada siklus Anda. Semakin tidak teratur siklus Anda, maka semakin sulit untuk memprediksi ovulasi.

Jika siklus Anda tidak teratur dan terjadi selama lebih dari 35 hari atau lebih, Anda harus mempertimbangkan untuk memeriksakan kondisi Anda ke dokter kandungan.

Kondisi Anda mungkin bisa disebabkan faktor lain, seperti sindrom ovarium polikistik, disfungsi ovarium, gangguan tiroid, penurunan berat badan yang berlebihan atau tingkat prolaktin yang tinggi. [des]

Rekomendasi Pilihan

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.