Kenali Tahapan Perkembangan Emosi Anak dari Usia Bayi Hingga 12 Tahun

Senin, 14 Juni 2021 16:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana
Kenali Tahapan Perkembangan Emosi Anak dari Usia Bayi Hingga 12 Tahun ilustrasi anak. ©erwinreviews.com

Merdeka.com - Seorang anak memiliki beragam perasaan dan emosi yang mereka rasakan. Seiring dengan perkembangan anak, mereka bakal memiliki karakteristik sifat dan emosi yang khas.

Anggia Hapsari, dokter spesialis kedokteran jiwa konsultan psikiatri anak dan remaja mengatakan bahwa kemampuan anak untuk bereaksi secara emosional, sebenarnya sudah ada sejak dia baru lahir seperti menangis, tersenyum, dan frustasi.

Dia menjelaskan bahwa beberapa peneliti yakin bahwa beberapa pekan setelah dilahirkan, bayi sudah bisa memperlihatkan berbagai macam ekspresi mulai dari semua emosi dasar seperti kebahagiaan, perhatian, heran, takut, marah, sedih, dan bosan sesuai situasinya.

Anggia mengatakan bahwa anak biasanya belum memiliki kosakata untuk mengemukakan perasaan mereka.

"Sehingga mereka mengomunikasikan perasaan mereka dengan cara-cara lain. Terkadang anak-anak dapat mengekspresikan perasaan mereka melalui perilaku yang tidak tepat dan menimbulkan masalah," kata dokter di Rumah Sakit Pondok Indah-Bintaro Jaya ini.

Baca Selanjutnya: Melewati Masa Bayi...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini