Kenali Efek Samping Jangka Panjang dari Pengobatan Kanker pada Anak

Rabu, 9 Juni 2021 08:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana
Kenali Efek Samping Jangka Panjang dari Pengobatan Kanker pada Anak Ilustrasi pasien kanker anak-anak. ©Shutterstock/frantab

Merdeka.com - Penyakit kanker bisa dialami oleh siapa saja dan pada usia berapa saja. Masalah kesehatan ini juga bisa dialami oleh anak-anak.

Dokter spesialis anak konsultan dari Departemen Hematologi dan Onkologi Anak, Fakultas Kesehatan Universitas Sumatera Utara (FK USU) Medan, Prof Dr Bidasari Lubis SpA(K) menyebut bahwa anak berpotensi memiliki efek samping pengobatan kanker jangka panjang dibandingkan dengan orang dewasa.

Dari tiga jenis pengobatan utama kanker pada anak, yaitu pembedahan, radioterapi, dan kemoterapi, semuanya berpotensi menimbulkan efek samping jangka panjang.

"Secara umum efek jangka panjang pengobatan kanker pada anak bisa berupa gangguan tumbuh kembang, gangguan organ, gangguan reproduksi, munculnya kanker sekunder, dan efek psikososial," kata Bidasari dalam webinar YOAI tentang Efek Samping Jangka Panjang Pengobatan Kanker pada Anak beberapa waktu lalu.

Menurutnya, efek jangka panjang pengobatan kanker pada anak bisa muncul beberapa waktu setelah selesai pengobatan, dan memengaruhi kualitas hidup saat anak beranjak remaja atau dewasa.

Saat ini, lanjut Bidasari, satu dari 530 dewasa muda di Amerika Serikat adalah penyintas kanker anak. Dengan mobidirtas 40 persen di antaranya mempunyai efek samping yang berat sampai fatal.

Sementara di Indonesia, tiap tahun sekitar 11.000 anak terdiagnosa kanker, penyakit yang merupakan salah satu penyebab utama kematian pada anak di tanah air, kata Bidasari.

Kondisi tersebut membuat Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) semakin gencar mengajak semua pihak untuk mendukung upaya optimalisasi tatalaksana kanker anak, guna mendapatkan kualitas hidup anak yang lebih baik.

"Walaupun kita tahu bahwa menurut prevalensi dari Riset Kesehatan Dasar tahun 2013 masih kita temukan peningkatan kasus kanker anak, di mana lebih dari 50 persen yang datang ke pusat-pusat pengobatan kanker ini adalah sudah stadium lanjut," katanya.

"Inilah yang menjadi problem di kita, sehingga menyebabkan angka kesintasan kanker anak di negara kita cukup rendah, dibanding negara yang sudah maju," Bidasari melanjutkan.

Baca Selanjutnya: Efek Jangka Panjang Pengobatan Kanker...

Halaman

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Kanker
  3. Kesehatan Anak
  4. Fakta Kesehatan
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini