Kebiasaan Konsumsi Susu Sebelum Hamil Bisa Bantu Ibu Atasi Morning Sickness

Senin, 9 September 2019 08:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana
Kebiasaan Konsumsi Susu Sebelum Hamil Bisa Bantu Ibu Atasi Morning Sickness Ilustrasi minum susu. Shutterstock/Goodluz

Merdeka.com - Konsumsi makanan dan minuman wanita hamil merupakan hal yang sangat penting diperhatikan. Salah satu minuman yang penting untuk dikonsumsi bahkan sebelum hamil adalah susu.

Sebelum hamil, wanita perlu mencukupi kebutuhan gizi dengan minum susu. Asupan susu berperan saat wanita hamil di trimester pertama.

Ketua Umum Persatuan Ahli Gizi Asia Hardinsyah menyampaikan, peran susu terkait dengan kejadian morning sickness ketika ibu sudah hamil. Morning sickness adalah kondisi mual dan muntah yang dialami oleh sebagian wanita hamil di trimester awal kehamilan.

"Berdasarkan beberapa penelitian, 70 persen ibu hamil pada trimester 1 dan 2 mengalami morning sickness. Susu itu untuk mengurangi morning sickness, mual dan muntah tadi," papar Hardinsyah saat ditemui di bilangan Kebayoran Baru, Jakarta.

1 dari 3 halaman

Kekurangan Gizi Menyebabkan Morning Sickness

Susu menjadi pelengkap kebutuhan gizi bagi tubuh. Vitamin, kalsium, dan mineral yang terkandung pada susu membantu memperbaiki gizi pada wanita.

"Kalau kekurangan gizi makin tambah mual dan muntah (memperparah morning sickness). Ketika si ibu hamil lalu dia mengalami morning sickness, ya bisa sulit memperbaiki gizi makanan (karena susah makan saat mual dan muntah)," lanjut Hardinsyah.

2 dari 3 halaman

Bermanfaat Bagi Janin

Susu juga berperan membantu pertumbuhan tulang janin. Kandungan vitamin C menjadi cikal bakal membantu pertumbuhan tukang belakang kaki pada janin.

Hal ini menentukan pertumbuhan tubuh janin yang memanjang secara normal. Protein kolagen pada susu juga membantu pertumbuhan tulang rawan janin.

3 dari 3 halaman

Mengandung Kolagen

"Adanya protein kolagen membantu penyusunan tulang rawan pada janin. Tumbuh kembang tulang janin akan baik seiring usia kehamilan," Hardinsyah menambahkan.

Kebutuhan minum susu, lanjut Hardinsyah, bisa sehari 2 gelas, 1 atau 1,5 gelas dalam sehari. Hal ini bisa bergantung pada kebutuhan yang diperlukan.

Reporter: Fitri Haryanti Harsono
Sumber: Liputan6.com [RWP]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini