Kebanyakan tidur siang tingkatkan risiko diabetes

Kamis, 24 Oktober 2013 20:57 Reporter : Rizqi Adnamazida
Kebanyakan tidur siang tingkatkan risiko diabetes Ilustrasi tidur siang. ©Shutterstock.com/Yuri Arcurs

Merdeka.com - Sebuah penelitian terbaru menyebutkan kalau kebanyakan tidur siang bisa meningkatkan risiko diabetes.

Di dalam penelitian tersebut, sebanyak 27.000 warga China yang sudah pensiun dilibatkan. Mereka kemudian dibedakan menjadi empat kelompok penelitian sesuai lama tidur siangnya.

Hasilnya, lebih dari dua pertiga responden, sekitar 18.500 orang, dilaporkan tak pernah absen tidur siang. Peneliti kemudian mengaitkan beberapa faktor lain, seperti merokok, aktivitas, dan jatah tidur malam para responden.

Dari situ, ditemukan bahwa mereka yang tidur siang lebih dari satu jam berisiko lebih tinggi terkena tidur siang.

"Ini adalah penelitian penting, terutama bagi orang yang terbiasa tidur siang," ujar Eliane Lucassen peneliti dari Leiden University Medical Center.

Lucassen menambahkan kalau tidur siang mungkin bermanfaat bagi sebagian orang, tetapi jangan terlalu lama melakukannya. Sebab kebanyakan tidur siang mampu meningkatkan kadar gula dalam darah.

Sebagaimana dilansir dari Live Science, diabetes sendiri diartikan sebagai penyakit metabolisme di mana kadar gula dalam darah terlalu tinggi jumlahnya karena tubuh tak mampu memproduksi insulin yang cukup.

Peneliti menduga kalau tidur siang terlalu lama akhirnya membuat seseorang kurang tidur di malam hari. Sehingga produksi hormon terganggu dan memicu diabetes.

Hasil penelitian kemudian dilaporkan dalam jurnal Sleep Medicine.

Baca juga:
Jangan minum suplemen kalsium jika ingin punya tulang kuat!
Diet rendah lemak baik untuk kesehatan jantung?
Kenali 8 gejala stroke otak
9 Penyakit penyebab kematian terbesar di dunia [riz]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini