Jangan panik, ini 9 tips cerdas atasi demam pada anak

Minggu, 28 Februari 2016 13:17 Reporter : Siti Rutmawati
Jangan panik, ini 9 tips cerdas atasi demam pada anak ilustrasi anak demam. ©www.vaccinationinformationnetwork.com

Merdeka.com - Saat si buah hati tiba-tiba jatuh lemak dan mengalami demam, tentu sebagai orang tua kamu akan merasa khawatir, bukan? Tetapi, penting untuk kamu ketahui bahwa demam adalah cara tubuh memerangi infeksi, sehingga tak heran jika pada waktu-waktu tertentu dia akan dilanda demam.

Secara umum, demam adalah infeksi virus yang yang mengendap sendiri. tetapi, ini bukan berarti kamu bisa mengabaikannya atau bahkan merasa panik. Nah, untuk memudahkan kamu mengatasi demam anak, berikut ini merupakan tips cerdas yang bisa kamu lakukan,seperti yang dilansir melalui thehealthsite.

1. Jangan terburu-buru berikan antibiotik

Sebagian besar anak-anak yang mengalami demam tak membutuhkan antibiotik. Kamu hanya perlu memberikan si kecil sirup parasetamol sederhana. Penting untuk kamu ketahui, bahwa antibiotik hanya diberikan jika dokter mencurigai adanya campur tangan infeksi bakteri dalam demam tersebut.

2. Menjaga kebersihan tangan

Cara ini untuk memastikan penurunan risiko infeksi tetap berada pada posisi yang rendah. Mencuci tangan sebelum dan sesudah makan sangat penting untuk mencegah masuknya bakteri jahat.

3. Mengonsumsi produk segar

Mengonsumsi buah-buahan, jus buah buatan sendiri, dan makanan yang dimasak sendiri akan jauh lebih baik bagi kekebalan tubuh si kecil.

4. Minuman elektrolit

Jika si kecil mengalami muntah atau diare, maka sebaiknya biarkan dia mengonsumsi banyak cairan dan air. Memberikan minuman elektrolit, larutan elektrolit (campuran gula dan garam), jus buah atau air putih sangat baik untuk mencegah dehidrasi.

5. Probiotik

Menambahkan probiotik dalam menu makanan anak sangatlah penting. Probiotik bekerja untuk membantu kelancaran pencernaan sekaligus meningkatkan kekebalan tubuh.

6. Spons mandi untuk menurunkan panas

Untuk mengurangi suhu tubuh si kecil yang tinggi, kamu bisa menggunakan spons mandi. Kamu juga bisa menggunakan air hangat untuk membersihkan tubuhnya atau menggunakan kompres air dingin.

7. Dehidrasi

Jika anak tak buang air kecil selama lima atau enam jam, maka ini bisa saja merupakan pertanda si kecil mengalami dehidrasi. Kamu bisa mengatasinya dengan memberikan si kecil banyak cairan atau bahkan cairan elektrolit.

8. Hindari air setelah muntah

Jika si kecil mengalami muntah, jangan langsung berikan minuman atau cairan apapun setelah dia muntah. Tunggulah minimal selama 30 menit sebelum kamu memberikannya cairan apapun (air putih, jus atau teh hangat).

9. Segera kunjungi dokter

Jika demam anak tak kunjung turun lebih dari tiga hari dan dia terlihat lemah sekaligus muntah sebanyak 5 atau 6 kali sehari, maka kamu harus segera membawanya ke dokter.

Tak dipungkiri, trik ini membutuhkan ketelitian dan kesabaran untuk melakukannya. Sebagai orang tua yang cerdas, tentu saja kamu harus tanggap ketika si kecil jatuh sakit, bukan? [SRA]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini