Ini Perbedaan Herd Immunity Melalui Vaksin dan Infeksi

Selasa, 27 Oktober 2020 22:01 Reporter : Harwanto Bimo Pratomo
Ini Perbedaan Herd Immunity Melalui Vaksin dan Infeksi Ilustrasi Vaksin. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Pemerintah menargetkan vaksinasi Covid-19 mencapai minimal 70 persen populasi penduduk untuk mencapai Herd Immunity atau imunitas populasi. Sayangnya, masih ada saja disinformasi yang mengakibatkan kesalahpahaman di masyarakat.

Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, Cissy Rachiana Sudjana Prawira-Kartasasmita, memaparkan bahwa herd immunity atau kekebalan komunitas dapat dicapai melalui dua skema, yakni imunisasi dan infeksi.

Imunisasi adalah upaya menciptakan kekebalan tubuh terhadap suatu penyakit akibat virus atau bakteri, sedangkan infeksi adalah membiarkan virus atau bakteri menyebar ke semua orang tanpa membentuk imunitasnya.

"Tidak bisa kita begitu aja (melakukan skema infeksi), ruginya akan banyak, belum yang meninggalnya, penyakitnya menjadi berat, rumah sakit menjadi penuh, alat-alat tidak cukup, kalau melalui infeksi. Jadi yang selalu dianjurkan adalah melalui imunisasi. Kalau imunisasi bisa dilakukan massal," ujarnya dalam Dialog Produktif 'Mendalami Vaksin dan Imunisasi' di Media Center Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Selasa (27/10).

Herd Immunity melalui infeksi sangat tidak dianjurkan, apalagi di era pandemi Covid-19 saat ini. Hal ini disebabkan oleh tingkatan penularan virus yang berbeda-beda, dan Covid-19 termasuk dalam kategori penularan tingkat tinggi. [bim]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini