Ini Penyebab Terjadinya Sejumlah kematian Akibat Virus Corona

Minggu, 17 Maret 2019 07:07 Reporter : Rizky Wahyu Permana
Ini Penyebab Terjadinya Sejumlah kematian Akibat Virus Corona Ilustrasi virus. ©2013 Merdeka.com/Shutterstock/dream designs

Merdeka.com - Selama ini, peneliti menyebut virus corona COVID-19 tidak lebih mematikan dibanding SARS dan MERS. Walau begitu, virus ini juga telah menelan korban jiwa yang yang sedikit.

Terkait hal ini, Prof. David H. Muljono, peneliti senior dari Lembaga Biologi Molekuler Eijkman mengatakan ada banyak faktor yang memungkinkan seseorang bisa meninggal karena COVID-19.

"Tentang meninggal dan keberatan penyakit yang sembuh atau tidak itu memang betul, memang jelas imunitas mempengaruhi," kata David dalam sebuah seminar awam di LBM Eijkman.

Selain itu, David juga memaparkan beberapa faktor yang kemungkinan menjadi penyebab meninggal lainnya. Di antaranya seperti paparan virus serta usia.

"Tentang virulensi memang belum pernah ada tes virulensi, tetapi yang dilaporkan dalam New England Journal tadi, yang meninggal atau menjadi parah itu adalah mereka yang terlambat atau pun organ yang terkena lebih banyak. Jadi mungkin dia kondisinya turun atau eksposure-nya lebih banyak dan tidak sekali atau dua kali, itu kita tidak tahu," kata peneliti yang juga dokter spesialis penyakit dalam ini.

1 dari 1 halaman

COVID-19 Harus Ditangani Bersama-Sama

Mengutip laman resmi World Health Organization (WHO), Direktur Jenderal WHO Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan bahwa wabah ini merupakan ujian untuk solidaritas politik, keuangan, dan ilmiah.

"Kita perlu bersatu untuk melawan musuh bersama yang tidak menghormati perbatasan, memastikan bahwa kita memiliki sumber daya yang diperlukan untuk mengakhiri wabah ini dan membawa ilmu pengetahuan terbaik kita ke garis depan, untuk menemukan jawaban bersama untuk masalah bersama," kata Tedros.

Reporter: Giovani Dio Prasasti
Sumber: Liputan6.com [RWP]

Baca juga:
Dokter Paru Masih Belum Ketahui Kapan Persebaran Virus Corona Bakal Usai
Suhu Udara Panas, Virus Corona Bakal Kesulitan Berkembang Biak di Indonesia
Pria Disebut Lebih Rentan Terinfeksi Virus Corona, Ini Alasannya
Ini Perbedaan Gejala antara Infeksi Virus Corona dengan Flu atau Selesma
Ahli Mikrobiologi: Indonesia Beruntung Terik Matahari Bantu Terhindar Virus Corona
Mengapa Tidak Ada Anak-Anak yang Terinfeksi Virus Corona?

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini