Ini Penyebab Seseorang menjadi Mudah Marah dan Tersinggung Saat Puasa Ramadan

Sabtu, 18 Mei 2019 08:30 Reporter : Rizky Wahyu Permana
Ini Penyebab Seseorang menjadi Mudah Marah dan Tersinggung Saat Puasa Ramadan Ilustrasi marah. © Pixabay

Merdeka.com - Ketika berpuasa Ramadan, emosi dan amarah seringkali mudah tersulut. Kondisi perut yang lapar serta hawa yang panas bisa buat seseorang menjadi pemarah.

Psikolog Klinis, Ayu Pradani Sugiyanto Putri berpendapat bahwa rasa tersinggung atau marah seperti ini disebabkan perasaan yang tidak dihargai.

"Mereka mungkin beranggapan 'Kok mereka engga menghargai saya yang sedang puasa?'," kata dia saat dihubungi Health Liputan6.com belum lama ini.

Mencegahnya

Ayu Putri menjabarkan beberapa hal yang harus kita lakukan agar emosi emosi, marah, dan tersinggung mulai berdatangan selama Ramadan.

1. Mengetahui tanda-tanda amarah

"Pertama cek dulu, apa yang terjadi di badan. Apakah tegang atau tangan mengepal. Dan jika terjadi, jadikan itu sebuah warning," katanya.

2. Pergi ke tempat yang lebih tenang

"Jika mulai merasa marah, pergilah ke tempat yang dapat membuat diri tenang. Kalo sudah atur napas, tenangkan diri, dan tanyakan kepada diri sendiri apa penyebab Anda marah," Ayu menyarankan

3. Cari sudut pandang berbeda

Ayu menjelaskan bahwa jika seseorang sudah mengetahui penyebabnya merasa marah atau tersinggung, carilah sudut pandang yang lain.

"Mungkin karena dia lagi sakit atau karena ada kondisi lainnya, yang mengharuskan dia makan," ujarnya.

Ayu menambahkan bahwa bahwa penting untuk menghargai dan saling berempati satu sama lain terutama sesama orang berpuasa.

Reporter: Dara Elisabeth
Sumber: Liputan6.com [RWP]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini