Ini Penyebab Mengapa Bayi Lebih Mudah Ngantuk saat Digoyang

Jumat, 4 Desember 2020 19:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana
Ini Penyebab Mengapa Bayi Lebih Mudah Ngantuk saat Digoyang Ilustrasi menggendong bayi. ©thestir.cafemom.com

Merdeka.com - Bagi banyak orangtua, menggendong atau menggoyangkan bayi mereka merupakan cara andalan untuk membuat buah hati terlelap. Biasanya tidak membutuhkan waktu lama bagi bayi untuk tiba-tiba diam dan memejamkan mata.

Dampak serupa juga biasanya dialami ketika mengajak bayi bepergian dengan mobil. Getaran halus dari mobil bisa membuat mereka lebih mudah tertidur.

Hasil penelitian terbaru yang dipublikasikan pada jurnal Cell Reports mencoba menjawab mengapa goyangan atau getaran bisa membuat tidak hanya bayi namun orang dewasa juga mengantuk. Penelitian ini dilakukan terhadap lalat yang memiliki kesamaan pola tidur dengan manusia.

Dilansir dari Medical Xpress, diketahui bahwa lalat tidur lebih lama ketika merasakan getaran dan kurang responsif terhadap rangsang cahaya yang bisa membangunkan mereka. Ketika getaran berhenti, mereka kemudian menjadi lebih terjaga dibanding sebelumnya.

Dengan kata lain, tidur dalam getaran atau buaian bisa membuat kita tidur lebih lama dibanding yang dibutuhkan. Dampaknya, hal ini bisa membuat mereka tidur lebih sedikit setelahnya.

Hasil temuan mengungkap bahwa tidur yang melibatkan getaran ini serupa dengan tidur biasa dan memiliki fungsi vital yang sama. Diketahui bahwa berapa tambahan tidur yang dilakukan lalat selama ternyatinya getaran sangat tergantung dari latar belakang genetik lalat serta frekuensi getaran.

Baca Selanjutnya: Lebih Aktif setelah Bangun...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini