Infeksi Saluran Pernapasan Rentan Terjadi saat Pancaroba, Ini Penyebabnya

Senin, 3 Oktober 2022 16:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana
Infeksi Saluran Pernapasan Rentan Terjadi saat Pancaroba, Ini Penyebabnya Ilustrasi Penyakit Pernapasan. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Pada saat pancaroba, perubahan cuaca terjadi secara tidak menentu dan tiba-tiba. Kondisi ini bisa rentan menyebabkan berbagai masalah kesehatan pada seseorang.

Penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) harus diwaspadai di tengah pergantian musim yang turut mempengaruhi imunitas tubuh, kata Kepala Seksi Surveilans Epidemiologi dan Imunisasi Dinas Kesehatan DKI Jakarta dr Ngabila Salama.

"Penyakit saat perubahan cuaca biasanya infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), lebih ke arah influenza, kalau lebih berat lagi pneumonia," kata Ngabila beberapa waktu lalu.

Ngabila mengatakan perubahan cuaca di tengah musim pancaroba menimbulkan berbagai perubahan, yakni tubuh yang kian rentan akibat imunitas yang terdampak.

Di sisi lain, agen yang menularkan penyakit seperti mikroba dan kuman menjadi lebih mudah menginfeksi manusia karena lingkungan yang lebih kondusif.

Masa transisi antara dua musim juga menimbulkan potensi penyakit lain yang timbul akibat genangan air, salah satunya adalah penyakit demam berdarah dengue yang ditularkan lewat gigitan nyamuk.

2 dari 2 halaman

Masyarakat harus mengendalikan lingkungan untuk mencegah nyamuk pembawa virus berkembang biak. Langkah yang dapat dilakukan adalah membersihkan dan menguras tempat penampungan air agar tidak jadi sarang nyamuk bertelur, menutup tempat penampungan air, memanfaatkan atau mendaur ulang barang bekas.

Jika perubahan cuaca mengakibatkan banjir, masyarakat juga harus hati-hati terhadap risiko penyakit seperti diare.

Untuk menjaga kesehatan agar terhindari dari penyakit, dia mengingatkan masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat. Caranya adalah mengecek kesehatan rutin untuk usia 15 tahun ke atas setiap 6-12 bulan sekali untuk faktor risiko penyakit tidak menular, menghindari rokok, olahraga 30 menit per hari minimal lima hari dalam sepekan.

Gaya hidup lain yang sehat juga penting untuk dilakukan. Hal ini termasuk memiliki pola makan seimbang lengkap dengan sayur dan buah serta mengurangi konsumsi gula, garam, dan lemak. Hal lain yang perlu diperhatikan juga adalah istirahat cukup dan mengelola stres yang muncul. [RWP]

Baca juga:
Ketahui Batas Konsumsi Gula Per Hari, Ini Jumlah Maksimalnya
Penderita Penyakit Kronis Wajib Hindari Makanan dan Minuman Manis
Ini Penyebab Mengapa Kita Mudah Sakit saat Musim Pancaroba
Sering Konsumsi Es Teh Manis Bisa Pengaruhi Kondisi Kesehatan Jantung
Nyeri Dada Merupakan Keluhan Umum yang Dialami Pasien Serangan Jantung

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini