Hilangkan kebiasaan 'belum lima menit'

Senin, 5 Oktober 2015 13:24 Reporter : Febrianti Diah Kusumaningrum
Hilangkan kebiasaan 'belum lima menit' Ilustrasi makanan jatuh di lantai. www.esquire.com

Merdeka.com - "Belum lima menit". Apakah Anda asing dengan istilah ini? Atau mungkin Anda begitu mengenalnya karena istilah ini sering muncul di iklan TV Indonesia?

Ya, istilah belum lima menit menjadi terkenal sebab berkaitan dengan makanan yang jatuh di lantai. Disebutkan dalam iklan tersebut bahwa makanan yang jatuh boleh-boleh saja untuk dikonsumsi sebab makanan tersebut belum lama jatuhnya. Benarkah demikian?

Menurut versi internasional, istilah belum lima menit sebenarnya yang paling tepat adalah belum lima detik. Dan ternyata Anda tidak boleh mengonsumsi makanan yang jatuh meskipun jatuhnya hanya sepersekian detik. Sebab sebuah penelitian yang dilakukan oleh peneliti dari Clemson University menemukan bahwa bakteri akan langsung menempel pada makanan yang jatuh ke lantai saat itu juga. Para peneliti dari universitas ini membuktikan dengan cara mengolesi ubin dengan bakteri penyebab tipus lalu menjatuhkan potongan roti di atasnya. Ternyata bukan hanya kuman penyebab tipus saja yang menempel sebab bakteri lainnya juga ikut-ikutan menempel. Bahkan bakteri tersebut bisa hidup di dalam roti hingga 28 hari.

Sudah paham bukan? Jadi, jika makanan Anda jatuh lebih baik dibuang saja. Sebab kesehatan Anda pasti lebih berharga dibandingkan dengan roti atau makanan lain yang jatuh bukan? [feb]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini