Gangguan apnea tidur lebih mematikan jika diderita wanita

Sabtu, 26 Oktober 2013 19:01 Reporter : Rizqi Adnamazida
Gangguan apnea tidur lebih mematikan jika diderita wanita Ilustrasi apnea tidur. ©Shutterstock/Brian Chase

Merdeka.com - Sebuah penelitian terbaru dari University of California, Los Angeles, menyebutkan kalau gangguan apnea tidur sifatnya lebih mematikan jika diderita wanita.

Apnea tidur sendiri diartikan sebagai gangguan pernapasan ketika tidur. Penderita gangguan ini bisa berhenti bernapas selama beberapa detik ketika tidur. Gangguan tersebut pun bisa terjadi berkali-kali sehingga kadar oksigen dalam darah berkurang dan berujung pada kerusakan sel pada tubuh.

Sebagaimana dilansir dari The Examiner, wanita memang lebih sering didiagnosis dengan kondisi ini. Kini penelitian terbaru bahkan membuktikan kalau wanita yang kena apnea tidur berisiko lebih tinggi mengalami tekanan darah tinggi, penyakit jantung, stroke, hingga kematian.

"Kabar baiknya, deteksi dini bisa melindungi kerusakan pada otak dan organ tubuh lainnya," papar Dr Pay Macey.

Penelitian pun berencana melakukan riset selanjutnya berupa mencoba beberapa jenis terapi untuk mengobati apnea tidur.

Hasil penelitian kemudian dilaporkan dalam jurnal Public Library of Science One.

Baca juga:
Makan mentega bisa memicu penyakit jantung?
Stroke juga bisa menyerang di usia 20-an!
Jangan minum suplemen kalsium jika ingin punya tulang kuat!
Diet rendah lemak baik untuk kesehatan jantung?
Kenali 8 gejala stroke otak [riz]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Insomnia Dan Tidur
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini