Gangguan apnea tidur bisa sebabkan kecelakaan lalu lintas

Rabu, 23 Oktober 2013 13:02 Reporter : Rizqi Adnamazida
Gangguan apnea tidur bisa sebabkan kecelakaan lalu lintas Ilustrasi kecelakaan. @Shutterstock

Merdeka.com - Sebuah penelitian menyebutkan bahwa gangguan apnea tidur bisa sebabkan kecelakaan lalu lintas. Bagaimana bisa hal itu terjadi?

Sebanyak 2.240 data warga Asia berusia 40 tahun ke atas yang menderita apnea tidur atau mendengkur dilibatkan dalam penelitian sejak tahun 2003-2009. Mereka semua dites untuk memastikan gangguan apnea tidur yang diderita.

Peneliti dari Chosun University Hospital, Seoul National University College of Medicine dan Seoul National University Bundang Hospital di Korea kemudian menawarkan pengobatan untuk para responden yang menderita apnea tidur.

Sayangnya, seperti yang dilansir dari Huffington Post, tidak semua responden mau menerima perawatan lebih lanjut untuk menyembuhkan kondisi.

Selama enam tahun, peneliti lantas menemukan kalau angka kasus kematian akibat kecelakaan lalu lintas lebih banyak ditemukan pada responden yang menolak perawatan tersebut.

Apnea tidur sendiri diartikan sebagai gangguan tidur dengan kesulitan bernapas. Penderita apnea tidur biasanya berhenti bernapas selama beberapa detik dan bisa menyebabkan kematian.

Hasil penelitian kemudian dilaporkan dalam Journal of Clinical Sleep Medicine.

Baca juga:
Tak perlu isi TTS, belajar hal baru lebih ampuh cegah pikun
Ikuti 5 langkah ini agar terhindar dari flu
5 Tips agar tidur dan bangun secara teratur setiap hari
5 Kebiasaan 'sehat' yang tidak menyehatkan
5 Cara mudah menjaga kesehatan hati [riz]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini