Fasilitas kurang, dokter India gunakan cuka untuk tes kanker

Rabu, 5 Desember 2012 14:08 Reporter : Kun Sila Ananda
Fasilitas kurang, dokter India gunakan cuka untuk tes kanker Tes kanker serviks di India. ©bbc.co.uk

Merdeka.com - Di desa Dervan, negara bagian Marashtra, seorang dokter telah mendirikan sebuah klinik sementara. Tempat itu dulunya adalah sebuah toko kosong. Jika melihat ke dalam, Anda hanya bisa menemukan sehelai kain yang tergantung di langit-langit untuk menutupi setiap pasien dan memberi sedikit ruang pribadi. Tak ada listrik, dan bahkan tak ada lampu.

Sekitar selusin perempuan Muslim berjilbab berdatangan. Mereka ingin melakukan tes. Salah satu wanita telah berada di atas tempat tidur, dengan rok menyingkap, dikelilingi teman-temannya. Dia sudah siap melakukan tes.

Kemudian Dr Archana Saunke mengambil kapas dan memberikan sedikit cairan cuka pada leher rahimnya.

"Kami menunggu selama satu menit untuk melihat apakah ada bercak kekuningan," jelasnya.

Jika cairan tersebut membuat serviks berubah warna menjadi putih atau kuning, maka kemungkinan besar terdapat sel-sel pra kanker di dalamnya. Dalam satu dua menit, dokter memiliki kabar baik untuk wanita tadi.

"Normal," kata Saunke. Wanita tadi tersenyum lebar.

Sepenggal prosedur di atas adalah cara dokter di India, dengan segala keterbatasan fasilitas yang ada, untuk melakukan tes kanker serviks pada wanita.

Dibandingkan dengan jenis kanker lainnya, kanker serviks telah membunuh lebih banyak wanita. Di India sendiri, puluhan ribu wanita telah meninggal setiap tahunnya akibat kanker serviks. Padahal kanker serviks bisa dicegah melalui deteksi dini pap smear dan pengobatan.

"Kami tidak mungkin menyediakan pap smear sesering yang dilakukan di Eropa," jelas Dr Surendra Shastri, spesialis kanker di Tata memorial Hospital, Mumbai.

Pap smear harus dilakukan oleh ahli atau personil yang terlatih serta dengan bantuan laboratorium dan peralatan lengkap. Hal ini tidak dimiliki oleh rumah sakit di beberapa wilayah India.

"Lau apa yang harus kami lakukan? Kami tak bisa membiarkan para wanita mati begitu saja," ungkap Shastri, seperti dilansir oleh BBC (05/12).

Tes menggunakan cuka yang diusapkan pada rahim wanita tadi adalah jawabannya. Dengan tes sederhana tersebut bisa membantu para wanita India untuk mengetahui munculnya kanker serviks sejak dini dan mengobatinya dengan cepat. [kun]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Kanker Serviks
  3. Wanita Merdeka
  4. India
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini