Dokter ini menyatakan ia telah temukan G-spot!

Rabu, 25 April 2012 18:00 Reporter : Rizqi Adnamazida
Dokter ini menyatakan ia telah temukan G-spot! Ilustrasi. merdeka.com/byebyemall.com

Merdeka.com - Perdebatan panjang mengenai adanya G-spot pada bagian intim wanita sepertinya sudah menemukan titik terang, sebab seorang ahli bedah yang juga pensiunan ginekolog dari Florida, Dr. Adam Ostrzenski, menyatakan bahwa ia berhasil menemukan daerah sensitif erotis milik wanita ini. Ostrzenski pun melaporkan penemuannya dalam Journal of Sexual Medicine yang menyebutkan dirinya telah membedah wanita Polandia berusia 83 tahun dan menemukan bagian yang ia percaya sebagai G-spot.

Meskipun demikian, ahli urologi dari Connecticut yang telah melakukan penelitian yang serupa mengenai keberadaan G-spot, Dr. Amichai Kilchevsky, membantah bahwa yang ditemukan Ostrzenski adalah benar-benar G-spot. Sebab Ostrzenski hanya membedah satu orang mayat wanita yang juga telah melewati menopausenya selama lebih dari 30 tahun.

Sejak penemuan dan penggunaan istilah G-spot di tahun 1953 silam oleh dokter asal Jerman, Ernst Gränfenberg, banyak kontroversi mengenai keberadaan daerah sensitif pada wanita ini. Dampaknya, wanita yang merasa tidak memiliki G-spot menjadi frustasi dan berusaha untuk melakukan pengobatan pada dokter yang sebenarnya sama sekali tidak diperlukan. Selain itu, masyarakat pun memanfaatkan kekhawatiran para wanita tersebut untuk menciptakan produk-produk yang berkaitan dengan G-spot, misalnya stimulator G-spot, buku tentang G-spot, dan penawaran pengobatan G-spot itu sendiri.

"Ada semacam gangguan psikologi yang besar. Wanita yang mengatakan bahwa mereka mengalami orgasme mungkin disebabkan rangsangan klitoris dan bukan G-spot. Menemukan G-spot tidak akan membantu perempuan memahami tubuh mereka. Jika ada, mungkin wanita akan marah jika mereka merasa tidak dapat mengalaminya," tutur Kilchevsky, seperti yang dikutip dari MSNBC (25/04).

Keberadaan G-spot mungkin masih diragukan sampai sekarang, namun merasa tidak memilikinya bukanlah akhir dari kehidupan bercinta seseorang. Sebab seorang pasangan tidak harus hanya mengandalkan G-spot untuk menikmati hubungan seks yang menyenangkan dan memuaskan. [riz]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini