Di balik rasa manisnya, gula simpan manfaat ini buat sehatnya hati

Kamis, 25 Februari 2016 16:17 Reporter : Siti Rutmawati
Di balik rasa manisnya, gula simpan manfaat ini buat sehatnya hati Ilustrasi gula. Shutterstock/bitt24

Merdeka.com - Gula telah lama dikaitkan dengan beberapa masalah kesehatan seperti obesitas dan diabetes. Tetapi, kali ini gula mampu membuktikan diri bahwa ia juga memainkan peran penting bagi kesehatan secara positif.

Pasalnya, sebuah penelitian yang datang dari Washington University School of Medicine di St Louis menunjukkan bahwa gula alami dapat memicu sel-sel hati untuk membersihkan kelebihan lemak yang dapat membantu mengatasi penyakit hati berlemak non-alkohol.

Melansir dari thehealthsite, penelitian tersebut melakukan uji coba dengan menggunakan tikus. Mereka menemukan bahwa diet tinggi fruktosa yang ditambah dengan air minum mengandung sekitar tiga persen trehalosa (salah satu bentuk gula alami) mampu menghambat perkembangan lemak hati pada tikus.

Penelitian tersebut menunjukkan bahwa trehalosa mencegah fruktosa memasuki hati. Fruktosa merupakan salah satu kontributor utama yang menyebabkan penyakit hati berlemak non-alkohol.

Trehalosa sendiri merupakan gula alami yang ditemukan dalam tanaman dan serangga serta terdiri dari dua molekul glukosa yang terikat bersama. Penelitian tersebut menemukan bukti bahwa penyakit hati berlemak non-alkohol dikembangkan ketika hati bekerja keras untuk memproses gula diet, terutama fruktosa.

Fruktosa merupakan gula alami yang ditemukan dalam buah. Para peneliti menemukan bahwa trehalosa pada tikus menghambat penyaluran energi yang dibentuk dari gula ke sel hati.

Hal ini menyebabkan sel hati berperilaku seolah-olah mereka sedang kelaparan. Ketika sel dalam keadaan kelaparan, ini bisa memicu proses yang disebut dengan autophagy. Dalam kondisi autophagy ini, lemak yang tersimpan dalam sel akan mulai digunakan.

Para peneliti jua menyebutkan bahwa sel autophagy akan menyala untuk menanggapi stres atau ketika tubuh kekurangan energi. Autophagy juga kemungkinan dipicu oleh sel yang mengalami stres karena adanya penumpukan lemak dan protein yang berlebihan.

Para peneliti juga mengaku bahwa penelitian lebih lanjut masih sangat diperlukan sebelum trehalosa dapat diujikan pada orang yang menderita penyakit hati berlemak non-alkohol sebagai bagian dari uji coba klinis. [SRA]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini