Dampak buruk karena konsumsi susu kental manis setiap hari

Sabtu, 14 Juli 2018 11:01 Reporter : Achmad Fajar Muzakki
Dampak buruk karena konsumsi susu kental manis setiap hari Susu Kental Manis. ©2018 liputan6.com

Merdeka.com - Dalam survei yang dilakukan oleh sebuah yayasan mengenai anak-anak yang mengonsumsi susu kental manis setiap hari di Kendari dan Batam mendapati kalau kesehatan mereka tidak baik. Sebagian besar dari mereka mengalami obesitas.

Dalam konferensi pers di Kantor Komisi Perlindungan Anak Indonesia, Jakarta, Siti Zalikho Agustina dari YAICI yang mengungkap fakta susu kental manis yang diminum setiap hari oleh anak-anak di Kendari dan Batam.

susu kental manis

Susu Kental Manis ©2018 liputan6.com

"Mereka (anak-anak) yang diberikan susu kental manis kebanyakan jadi gemuk. Lalu para ibu di sana menganggap anaknya yang gemuk itu ya sehat," ungkap Tina, sapaan akrabnya, ditulis Kamis (12/7/2018).

Gemuk yang dimaksud sebenarnya anak-anak itu mengalami obesitas (kelebihan berat badan). Gemuk yang terjadi pun tidak sehat. "Gemuk (karena susu kental manis), tapi enggak sehat," lanjut Tina.

Habiskan satu kaleng susu kental manis


susu kental manis

Susu Kental Manis ©2018 liputan6.com

"Buat anak yang terlalu banyak konsumsi susu kental manis bisa menyebabkan obesitas. Larutan gulanya lebih banyak daripada susu," kata Komisioner Bidang Kesehatan dan NAPZA KPAI Sitti Hikmawatty.

Tina menambahkan, ada anak di Batam bahkan bisa menghabiskan satu kaleng susu kental manis sehari.

Yang mencengangkan, para orangtua di Kendari dan Batam ini merasa bangga karena anak-anak mereka gemuk, berkat susu kental manis.

Berdasarkan survei YAICI, dari 130 ibu yang memberikan susu kental manis sebagai minuman susu kepada anaknya, 56 persen memberikan minuman susu kental manis satu gelas sehari. Sementara itu, di Batam, dari 75 ibu, 53 persen memberikan segelas susu kental manis sehari.

Pengganti ASI


susu kental manis

Susu Kental Manis ©2018 liputan6.com

Tina melanjutkan, survei susu kental manis YAICI ini bukan menyasar secara langsung korban susu kental manis, melainkan terkait permasalahan gizi buruk yang terjadi di Kendari dan Batam.

Para ibu di dua wilayah tersebut tidak memberikan Air Susu Ibu (ASI) pada anaknya sejak masih bayi. Mereka justru memberikan susu kental sebagai pengganti ASI.

Hal ini juga terbukti dari persentase volume pemberian susu kental manis dalam sehari yang diberikan ibu di Batam. "Ada juga ibu yang memberikan anaknya susu kental manis sampai 5 gelas (3 persen) dan 10 gelas (1 persen) sehari," Ketua YAICI Arif Hidayat menjelaskan.

Susu kental manis yang dikonsumsi secara terus-menerus setiap hari kan berakibat buruk pada kesehatan. Misalnya yang sering dan pasti terjadi adalah masalah obesitas. Karena kandungan utama dari susu kental manis adalah gula.

Sumber: Liputan6.com [mg2]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini