Cukupkah Berenang dan Olahraga untuk Buat Anak Jadi Lebih Tinggi?

Jumat, 4 September 2020 08:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana
Cukupkah Berenang dan Olahraga untuk Buat Anak Jadi Lebih Tinggi? Ilustrasi Anak Berenang. ©iStock

Merdeka.com - Punya anak dengan badan yang tinggi merupakan hal yang diinginkan oleh orangtua. Terdapat beragam cara yang bisa dilakukan orangtua agar anak mereka bertambah tinggi.

Berenang dan latihan peregangan menjadi cara mudah para orangtua untuk menambah tinggi badan anak. Tak hanya itu saja, lompat tali dan bermain bola basket juga bisa membuat tinggi badan bertambah.

Lantas efektifkah kegiatan untuk menambah tinggi badan anak di atas?

Dokter spesialis anak dan nutrisi, konsultan penyakit metabolik Conny Tanjung menjawab, aktivitas menambah tinggi badan, seperti berenang dan latihan peregangan baik. Tapi perlu didukung asupan nutrisi anak.

"Ya, untuk pertumbuhan anak bukan semata-mata dari nutrisi juga, tetapi juga didukung dari lingkungan tempat tinggal anak," ujar Conny.

"Ada faktor-faktor lain yang berperan. Tentunya, olahraga atau aktivitas fisik. Kemudian faktor sinar matahari untuk kebutuhan vitamin D dan lainnya," sambungnya.

2 dari 2 halaman

Kecukupan Protein Hewani

Untuk mendukung pertumbuhan anak, asupan nutrisi dari protein penting diperoleh. Protein hewani yang terkandung dari ikan, dan telur.

"Buat Mama-mama muda, penelitian protein hewani yang bersumber produk kualitasnya paling baik. Kenapa paling baik? Karena mudah dicerna dan mengandung asam amino dalam jumlah yang lengkap, bisa diperoleh dari ikan, telur, dan susu," lanjut Conny yang berpraktik di Pantai Indah Kapuk Hospital.

"Jangan lupa kalau di Indonesia kan kita kaya ikan yang nilai gizinya sangat tinggi," sambungnya.

Reporter: Fitri Haryanti Harsono
Sumber: Liputan6.com [RWP]

Baca juga:
Bolehkah Menerapkan Pola Makan Vegan pada Anak?
Anak di Bawah 2 Tahun Disarankan Gunakan Faceshield Dibanding Masker
Begini Saran Psikolog Mengenai Cara Efektif Bagi Anak Belajar di Rumah
Mencegah Stunting Bisa Dilakukan Sejak Ibu Masih Remaja
Konsumsi Minuman Ringan di Usia Remaja Bisa Sebabkan Perilaku Agresif di Masa Datang

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini