Bisakah Pertumbuhan Anak Terdampak ketika Mulai Belajar Puasa?

Minggu, 18 April 2021 09:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana
Bisakah Pertumbuhan Anak Terdampak ketika Mulai Belajar Puasa? Ilustrasi Puasa. ©Shutterstock.com

Merdeka.com - Pada saat anak berusia 6-7 tahun, orangtua biasa mulai mengenalkan puasa Ramadan kepada mereka. Seiring waktu, kemampuan anak untuk mulai berpuasa penuh bisa berbeda-beda. Namun apakah hal ini bisa mempengaruhi pertumbuhan anak?

Dokter spesialis anak konsultan nutrisi Aryono Hendarto mengungkapkan bahwa orangtua tidak boleh memaksa anak untuk ikut puasa bila belum akil balig.

"Kecuali dia sudah balig. Kalau anak laki-laki ditandai sudah mimpi basah, sedangkan anak perempuan sudah haid. Itu baru wajib. Kalau belum balig, jangan dipaksa ya," terangnya dalam webinar daring bersama Guru Besar FKUI lainnya beberapa waktu lalu.

Secara ilmiah ada alasan mengapa anak yang sudah akil balig yang wajib puasa. Saat anak sudah akil balig, kata Aryono, pertumbuhan masih terjadi tapi tidak sepesat sebelumnya.

Terkait pertumbuhan yang menjadi perhatian Aryono adalah pada anak yang baru belajar puasa di kisaran umur 6-10 tahun. Jika asupan protein hewani saat belajar puasa atau sudah bisa puasa terpenuhi, bisa berimbas pada pertumbuhan.

Baca Selanjutnya: Melatih Anak Berpuasa...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini