Biarkan si kecil minum susu almond? Ini yang terjadi pada tubuhnya

Kamis, 21 Januari 2016 14:13 Reporter : Siti Rutmawati
Biarkan si kecil minum susu almond? Ini yang terjadi pada tubuhnya ilustrasi bayi minum susu. ©www.newkidscenter.com

Merdeka.com - susu almond memang cukup populer di kalangan para pecinta diet. Ini karena susu almond dikenalkan sebagai susu yang kaya manfaat seperti lemak sehat, rendah karbohidrat, dan juga kaya kan vitamin seperti vitamin A,D dan B12.

Meskipun begitu, ternyata susu almond juga menyimpan bahaya bagi kesehatan kita. Pasalnya, sebuah studi yang di terbitkan dalam jurnal pediatrik menemukan keterkaitan susu almond dengan penyakit scurvy.

Scurvy adalah kondisi langka yang disebabkan oleh kekurangan kronis akan vitamin C dan menyebabkan adanya kegagalan sintesis kolagen dan pembentukan osteoid.

Scurvy kemudian menyebabkan osteoporosis dan disertai seringnya terjadi pendarahan subperiostal dan subklinik. Singkatnya penyakit ini berakibat pada kerusakan sistem tulang.

Para ahli pediatrik menyarankan kepada para ibu agar tidak mengganti asi atau susu formula bayi dengan susu almond. Sebuah kasus langka terjadi pada seorang bayi dengan kondisinya yang tak bisa bergerak.

Setelah melakukan pemeriksaan melalui sistem x-ray, para ahli menemukan adanya patah tulang di kaki, punggung dan tulangnya yang menipis. Penting untuk mengetahui bahwa minuman nabati bukan makanan yang sempurna buat bayi, sehingga tak bisa menggantikan ASI atau susu formula.

Setelah menyelidiki penyebabnya, para ahli menemukan bahwa penyebabnya adalah susu almond. Ternyata, ibu sang bayi baru berusia 11 bulan tersebut hanya memberikan sang bayi minuman almond dan juga formula berbasis almond selama sembilan bulan, yang mengakibatkan sang anak menderita scurvy.

Seperti yang dilansir melalui medicaldaily.com, para peneliti dari Universitario y Politecnico La Fe di Valencia, Spanyol yang menyelidiki kasus ini menemukan bahwa kasus scurvy merupakan sebuah kompilasi baru dari penyalahgunaan minuman almond pada bayi.

Vitamin C sangat penting untuk memproduksi kolagen yang merupakan protein penting dalam tubuh. Kolagen banyak dibutuhkan oleh tulang rawan, tulang, kulit dan gigi. Bayi membutuhkan sekitar 50-60 miligram vitamin C dalam sehari. Kebutuhan ini biasanya mereka dapatkan dari ASI, susu formula, sayur dan buah.

Menurut American Academy of Pediatrics, bayi harus mendapatkan ASI eksklusif selama enam bulan pertama, sebelum mereka diperkenalkan pada makanan lain selain susu.

Rata-rata 8ons ASI mengandung 11mg vitamin C, meskipun kadar vitamin larut lemak seperti vitamin A,D,E dan K didapatkan dari konsumsi ibu. Dan s emua kandungan tersebvut penting buat perkembangan bayi. [SRA]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini