Bersihkan racun dalam tubuh dengan diet detoks

Kamis, 24 Oktober 2013 10:56 Reporter : Rizqi Adnamazida
Bersihkan racun dalam tubuh dengan diet detoks Ilustrasi makan salad. ©Shutterstock/Pressmaster

Merdeka.com - Racun bisa masuk ke dalam tubuh melalui polusi, makanan, atau minuman. Jika terakumulasi, racun akhirnya menimbulkan berbagai masalah kesehatan. Agar racun dalam tubuh bisa diusir, coba lakukan diet detoks seperti yang dilansir dari Body and Soul berikut ini.

Pertama...

Diet detoks bisa dilakukan untuk acara tertentu, seperti pernikahan, ulang tahun, atau jika memiliki masalah kesehatan khusus. Untuk yang terakhir, sebaiknya konsultasikan dengan dokter demi menjalani diet detoks secara maksimal.

Hindari...

Beberapa hal yang harus dihindari ketika melakukan diet detoks adalah alkohol, rokok, produk susu, gula, madu, pemanis buatan, kopi, gandum dan segala jenis produk hasilnya, dan buah kering.

Nikmati...

Segala macam buah dan sayur segar, ikan, daging merah tanpa lemak, daging ayam tanpa kulit, polong-polongan, telur, minyak zaitun, kacang-kacangan, biji-bijian, teh hijau, teh putih, teh hitam, dan air putih.

Lakukan...

Setidaknya, ada tujuh aturan yang wajib dipatuhi ketika menjalani diet detoks. Hal itu di antaranya adalah:

  • Minum jus lemon setiap pagi sebelum sarapan untuk membersihkan dan melancarkan sistem pencernaan.
  • Selalu berolahraga selama satu jam setiap hari. Aktivitas fisik yang dilakukan pun harus serius dan cukup menguras tenaga.
  • Kurangi kebiasaan memasak makanan dan konsumsi makanan yang segar setiap hari, misalnya salad buah atau sayur.
  • Selain membersihkan racun dalam tubuh, diet detoks harusnya juga bisa membuang racun dari pikiran. Jadi sempatkan diri untuk meditasi selama 15 menit setiap hari.
  • Usahakan untuk minum tiga liter cairan setiap hari, entah itu dari air putih, jus buah, jus sayur, atau teh herbal.
  • Maksimalkan diet detoks dengan membersihkan tubuh dengan sungguh-sungguh. Pijat dan gosok bagian tertentu demi melancarkan peredaran darah.
  • Selalu kunyah makanan 10 sampai 12 kali sebelum menelannya. Dengan makan pelan-pelan, perut terasa cepat kenyang dan tidak menimbulkan kebiasaan makan berlebihan.

Sebagai catatan, jangan lakukan diet detoks jika sedang hamil, menyusui, sudah berusia lanjut, punya tekanan darah tinggi, berat badan terlalu rendah, atau masalah khusus lain sesuai dengan anjuran dokter.

Baca juga:

Kenapa makanan enak sulit untuk ditolak?

5 Pola makan sehat yang jarang diketahui selama ini

Jangan lagi makan 3 kali sehari!

Pola makan yang tingkatkan risiko diabetes

5 Alasan kenapa ngemil itu penting [riz]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Review Diet
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini