Berkumpul Bersama Teman dan Keluarga Bisa Buat Seseorang Jadi Kebanyakan Makan

Rabu, 9 Oktober 2019 13:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana
Berkumpul Bersama Teman dan Keluarga Bisa Buat Seseorang Jadi Kebanyakan Makan Ilustrasi makan bersama. ©2013 Merdeka.com/shutterstock.com/Robert Kneschke

Merdeka.com - Makan-makan bersama keluarga dan teman merupakan salah satu hal menyenangkan yang bisa kamu lakukan. Namun sebuah penelitian mengungkap bahwa hal ini ternyata bisa membuatmu makan lebih banyak dibanding biasanya.

Hasil mengejutkan ini diketahui berdasar sebuah penelitian yang dipublikasikan pada American Journal of Clinical Nutrition. Diketahui bahwa makan bersama-sama membuat seseorang jadi makan berlebih dibanding ketika sendiri.

"Kami menemukan bukti kuat bahwa seseorang makan lebih banyak ketika dengan teman dan keluarga dibanding saat sendiri," terang peneliti Helen Ruddock dari University of Birmingham, Inggris.

Penelitian sebelumnya menemukan bahwa ketika dengan orang lain, seseorang makan 48 persen lebih banykan dibanding ketika sendirian. Pada wanita yang memiliki obesitas, ketika bersama orang lain, mereka makan 29 persen lebih banyak dibanding saat sendiri.

Pada penelitian ini, peneliti mengevaluasi 42 penelitian sebelumnya. Semua penelitian ini berhubungan dengan makan bersama-sama dengan orang lain.

1 dari 1 halaman

Secara Psikologis, Orang Bakal Makan Banyak Ketika Bersama

Peneliti menemukan bahwa seseorang bakal makan lebih banyak ketika dengan keluarga dan teman. Pasalnya, makan dengan orang lain lebih menyenangkan dan meningkatkan jumlah makanan mereka.

Norma sosial mengizinkan seseorang makan berlebih ketika bersama orang lain. Makan banyak ketika bersama teman dan keluarga bisa mempererat hubungan sosial yang mereka miliki.

Makan banyak ketika bersama teman dan keluarga ini disebut peneliti sebagai fenomena "fasilitasi sosial". Hal ini disebut tidak bakal terjadi diantara orang-orang yang tak memiliki hubungan dekat.

"Seseorang ingin mendapat kesan positif dari orang asing. Mengonsumsi makanan dalam porsi kecil mungkin menyebabkan terjadinya hal ini dan ini lah mengapa fasiltasi sosial pada makan jarang terjadi pada sekelompok orang asing, terang Ruddock. [RWP]

Baca juga:
Orang yang Memiliki Tato Punya Perilaku Lebih Impulsif
Kata-Kata Positif Bisa Memiliki Manfaat Besar untuk Menghadapi Penuaan
Awasi Anak dan Remaja dari Karya Seni yang Mengandung Unsur Bunuh Diri
Tidak Ada Sinyal pada Saat Liburan Bisa Timbulkan Dampak Kesehatan Mental Wisatawan

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini