Berganti-Ganti Gawai Elektronik Bisa Buat Tubuh lebih Rentan Obesitas

Rabu, 10 April 2019 16:07 Reporter : Rizky Wahyu Permana
Berganti-Ganti Gawai Elektronik Bisa Buat Tubuh lebih Rentan Obesitas Ilustrasi smartphone. ©Shutterstock/Kostenko Maxim

Merdeka.com - Penggunaan perangkat elektronik seperti ponsel telah lama diketahui dapat menyebabkan sejumlah masalah kesehatan. Namun sebuah penelitian baru mengungkap bahwa hal ini juga dapat menyebabkan meningkatnya berat badan.

Dilansir dari The Health Site, sebuah penelitian mengungkapkan bahwa berganti-ganti perangkat elektronik dalam waktu cepat dapat meningkatkan berat badan. Hal ini terjadi karena tubuhmu bakal lebih mudah tergoda terhadap makanan dan juga memiliki pengendalian diri yang buruk.

"Peningkatan paparan terhadap ponsel, tablet, serta perangkat elektronik lainnya merupakan salah satu perubahan paling signifikan terhadap lingkungan tinggal mereka selama satu dekade terakhir, dan hal ini muncul selama periode ketika tingkat obesitas meningkat di banyak tempat," jelas peneliti utama dari riset ini, Richard Lopez.

Hasil penelitian ini dipublikasikan pada jurnal Brain Imaging and Behaviour. Terdapat 132 partisipan yang dilibatkan pada penelitian ini dengan rentang usia antara 18-23 tahun.

Peneliti mengukur perilaku kompulsif atau penggunaan ponsel yang tak tepat seperti keinginan tergesa-gesa untuk mengecek pesan di ponsel ketika tengah berbicara dengan seseorang. Terdapat juga perilaku pasif seperti gangguan yang berasal dari media yang mengganggu pekerjaanmu.

Hasil temuan ini menunjukkan bahwa orang-orang dengan nilai yang lebih tinggi, cenderung memiliki Indeks Massa Tubuh lebih tinggi. Selain itu, mereka juga memiliki presentasi massa lemak di tubuh yang lebih banyak.

Para partisipan menjalani pemindaian fMRI ketika peneliti mengukur aktivitas otak. Sembari diukur, para partisipan ditunjukkan rangkaian gambar makanan yang menarik dan mengandung lemak.

Ketika para orang-orang yang kerap berganti alat elektronik ini melihat gambar makanan, bagian otak yang berhubungan dengan godaan terhadap makanan menjadi lebih aktif. Lopez menyebut bahwa temuan ini penting mengingat hubungan antara meningkatnya obesitas dan kecenderungan penggunaan berbagai alat elektronik. [RWP]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini