Berbagai Manfaat Metode Pengobatan Tradisional Akupuntur

Jumat, 20 Mei 2022 12:00 Reporter : magang1
Berbagai Manfaat Metode Pengobatan Tradisional Akupuntur ilustrasi akupuntur. ©pexels-Ryutaro Tsukata

Merdeka.com - Pengobatan tradisional memang sering menjadi pilihan bagi masyarakat Indonesia. Mulai dari obat herbal, terapi pijat, hingga yang terbilang ekstrem, akupuntur.

Akupuntur sendiri merupakan terapi pengobatan yang berasal dari Negeri Tirai Bambu, Cina yang dilakukan dengan menusukkan jarum tertentu ke beberapa titik refleksi di tubuh.

Tentu hal ini tidak bisa dilakukan sembarangan. Terdapat ilmu kesehatan di dalamnya untuk diterapkan.

Metode pengobatan tradisional ini memang terkesan ekstrem, namun khasiatnya memang sudah diakui oleh perkembangan pengobatan modern. Berikut berbagai fakta manfaat akupuntur bagi tubuh yang bisa anda rasakan!

2 dari 5 halaman

Akupuntur Bagi Tubuh

Akupuntur merupakan salah satu terapi pengobatan tradisional dari Cina. Terapi tradisional ini sering digunakan untuk meredakan nyeri atau rasa sakit di badan serta mengelola stres.

Dilansir dari NHS, akupuntur tradisional memanfaatkan aliran energi (chi atau qi) di dalam tubuh dalam titik-titik meridian yang tersebar. Penyakit bisa terjadi ketika aliran energi ini tidak seimbang sehingga untuk menyembuhkannya maka titik-titik tertentu di tubuh ditusuk dengan jarum secara strategis.

Metode ini dipahami oleh medis modern Barat sebagai metode untuk menstimulasi otot dan saraf di tubuh untuk menghasilkan senyawa tertentu. Penentuan ini dilakukan setelah diagnosis oleh tenaga kesehatan.

Diyakini rasa lega dan menyegarkan dari akupuntur adalah karena senyawa yang dihasilkan secara alami oleh tubuh ini, seperti zat-zat pereda nyeri. Rasa lebih sehat ini biasanya akan lebih long-lasting atau bertahan lebih lama.

Manfaat Akupuntur untuk Kesehatan Tubuh

Akupuntur biasanya digunakan sebagai terapi untuk meredakan nyeri jangka panjang yang dirasakan oleh tubuh seperti:

  • Migraine
  • Kelelahan
  • Sakit punggung
  • Sakit leher
  • Nyeri sendi
  • Sakit gigi
  • Rasa sakit pasca operasi
  • Kram menstruasi
  • Osteoarthritis
3 dari 5 halaman

Bagaimana Terapi Akupuntur Berlangsung?

ilustrasi akupuntur
gynwellnesscenter.com

Terapi akupuntur dilakukan oleh seorang ahli—baik itu medis ataupun tradisional—yang memang sudah memahami pelaksanaan dan keamanan akupuntur. Terapi biasanya berlangsung hingga satu jam.

Biasanya, seorang praktisi terlebih dulu akan menanyakan keluhan, gaya hidup, hingga gejala yang dirasakan. Selanjutnya, jarum akan dimasukkan menusuk kulit pada titik-titik tertentu dalam pasien keadaan duduk atau telungkup.

Jarum yang digunakan adalah jarum kecil sekali pakai yang sudah disteril. Jarum kemudian akan dibiarkan menancap selama 20-30 menit. Jumlah jarum yang menancap beragam, dari 5 hingga 20, tergantung kondisi kesehatan pasien.

Meskipun banyak dan lama, namun anda tidak perlu khawatir. Selama jarum menusuk tubuh, Anda akan merasa geli atau bahkan nyeri sedikit. Selain itu selama prosedur anda biasanya akan terus ditanyai terkait kondisi yang dirasakan.

4 dari 5 halaman

Apakah Ada Pantangan Akupuntur?

Meski terkesan ekstrem, namun akupuntur adalah terapi tradisional yang sangat aman. Tentu sama saja seperti pengobatan pada umumnya, hal ini harus dilakukan oleh mereka yang sudah ahli benar-benar paham ilmu dan metode akupuntur. Untuk itu, carilah praktisi yang sudah tersertifikasi.

Namun, ada beberapa kondisi yang membuat akupuntur kurang direkomendasikan. Dilansir dari beberapa sumber, ada beberapa syarat seseorang mungkin butuh pertimbangan lebih lanjut jika ingin menerima akupuntur.

Jika anda memiliki kondisi medis terkait darah seperti hemofilia atau sedang dalam pengobatan obat antikoagulan, akupuntur kurang direkomendasikan.

Hal ini karena akupuntur dapat menyebabkan pendarahan yang mana akan sulit diatasi oleh pasien dengan gangguan pendarahan.

5 dari 5 halaman

Selain itu, seseorang yang menggunakan alat pacu jantung juga tidak direkomendasikan karena pada jarum akupuntur diberikan getaran listrik, meski dalam jumlah yang sangat kecil. Namun hal ini tetap ditakutkan dapat mempengaruhi kerja alat pacu jantung.

Menerima akupuntur saat hamil sebenarnya aman, namun tetap harus berhati-hati dan dengan pertimbangan matang karena beberapa titik akupuntur bisa mendorong persalinan.

Terakhir, tentu bagi anda yang alergi terhadap barang logam tidak direkomendasikan menerima terapi akupuntur karena pada dasarnya jarum yang digunakan merupakan jarum logam yang dapat memicu reaksi alergi yang tidak diinginkan.

Reporter: Prilisa Septi Hariani


[mgs]

Baca juga:
Sering Dianggap Sama, Kenali Perbedaan Akupuntur dan Akupresur
Titik Akupuntur dalam Tubuh, Begini Cara Kerja dan Penjelasannya
Masalah Infertilitas Bisa Diatasi dengan Melakukan Terapi Akupuntur


Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini