Benarkah Nyeri Haid Bakal Berkurang Usai Melahirkan?

Senin, 30 November 2020 08:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana
Benarkah Nyeri Haid Bakal Berkurang Usai Melahirkan? ilustrasi menstruasi. ©www.livestrong.com

Merdeka.com - Bagi banyak orang, nyeri luar biasa yang muncul ketika haid atau menstruasi merupakan sebuah hal yang sangat mengganggu. Walau begitu, ada yang berpendapat bahwa nyeri ini bakal berkurang usai melahirkan, benarkah?

"Nyeri haid salah satunya bisa karena endometriosis. Ada orang yang merasakan nyeri haid lalu setelah menikah, ada risiko sulit hamil. Jika hamil, endometriosis yang mengganggu sudah diserap tubuh sehingga muncul anggapan setelah menikah dan hamil maka nyeri perut akan hilang. Sebenarnya, benar juga pernyataannya," ujar dokter spesialis obstetri dan ginekologi, Kartika Cory beberapa waktu lalu dilansir dari Antara.

Endometriosis seperti dilansir Healthline terjadi ketika jaringan endometrium tumbuh di luar rahim misalnya di ovarium, usus dan menyebabkan perlengketan. Jaringan ini akan tumbuh, menebal, dan rusak.

Seiring waktu, jaringan yang rusak tidak punya tempat untuk keluar dan terjebak di panggul. Oleh karena itu, muncul nyeri di panggul dan kondisi ini bisa meningkat seiring waktu.

Selain nyeri di panggul, gejala endometriosis juga bisa mencakup kram sebelum dan berlanjut selama beberapa hari hingga periode menstruasi, nyeri saat berhubungan intim hingga perdarahan yang berlebihan saat menstruasi.

Baca Selanjutnya: Endometriosis Dialami Sejumlah Wanita...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini