Benarkah Konsumsi Daging saat Iduladha Tingkatkan Risiko Tekanan Darah?

Rabu, 21 Juli 2021 09:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana
Benarkah Konsumsi Daging saat Iduladha Tingkatkan Risiko Tekanan Darah? Ilustrasi daging kambing. ©2015 Merdeka.com/Chichi Wang

Merdeka.com - Hari raya Iduladha identik dengan konsumsi daging kambing dan kuah bersantan. Banyak masyarakat yang menyebut mengonsumsi daging dan santan bisa berujung tekanan darah tinggi. Benar begitu?

Dokter Reisa Broto Asmoro memaparkan bahwa penyebab tekanan darah seseorang naik bukan hanya daging dan santan. Ada hal yang kompleks yang membuat tekanan darah naik.

"Memang ini salah satu hoaks atau mitos ya. Jadi, yang membuat darah tinggi bukan hanya makan daging dan santan saja," kata dokter Reisa dalam Sambut Idul Adha di Rumah Aja bersama Radio Kesehatan.

Reisa memaparkan bahwa seseorang harus tahu kondisi tubuh caranya dengan rutin memeriksakan tekanandarah. Bila memang memiliki tekanan darah tinggi ya sebaiknya hindari makanan tinggi garam dan lemak. "Tetapi bukan berarti itu pencetusnya ya," kata Reisa.

Pencetus tekanan darah tinggi ada terkait dengan gaya hidup seseorang seperti kurang olahraga dan stres.

"Ada juga penyebab tekanan darah tinggi karena penyakit gangguan organ seprti ginjal atau alami gangguan darah lainnya," kata Reisa.

Baca Selanjutnya: Hal yang Harus Diperhatikan...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini