Benarkah Anak Muda Zaman Sekarang Lebih Gemuk Dibanding pada Masa Lalu?

Senin, 2 September 2019 13:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana
Benarkah Anak Muda Zaman Sekarang Lebih Gemuk Dibanding pada Masa Lalu? Ilustrasi obesitas. ©2015 Merdeka.com/shutterstock

Merdeka.com - Banyak orang merasa pada saat ini mereka memiliki tubuh yang lebih gemuk dibanding pada masa lalu. Namun terjadinya perubahan ini sering hanya mereka salahkan pada usia yang bertambah saja.

Namun sesungguhnya selain karena bertambahnya usia, terdapat hal lain yang bisa menjadi biang keladi bertambahnya berat badan ini. Dilansir dari Medical Daily, sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2015 menemukan bahwa orang-orang saat ini lebih berat 10 persen dibanding orang yang hidup pada tahun 80-an.

"Alasan mengapa seseorang lebih mudah untuk kurus pada tahun 1980-an, dianggap peneliti terjadi karena sejumlah faktor tersembunyi yang selama ini kurang diperhatikan," terang Olga Khazan, penulis dari The Atlantic.

Dia mengungkap bahwa faktor seperti kandungan kimia, obat, dan mikrobioma merupakan penyebab utama seseorang menjadi lebih gemuk pada saat ini. Kandungan kimia ini disebut bisa diperoleh orang dari berbagai hal saat ini seperti pestisida sayuran, zat pengawet, sabun cuci, plastik, dan berbagai hal lain.

Khazan menyebut bahwa kandungan kimia ini bisa mengubah cara tubuh membakar energi dan menyimpan lemak.

"Hal ini bisa menimbulkan perubahan yang kecil namun berarti," terang Khazan.

1 dari 3 halaman

Obat-Obatan Bisa Jadi Penyebab Obesitas

Obat-obatan seperti antidepresan yang kini biasa diberikan juga merupakan salah satu faktor penyebab hal ini. Pengobatan ini bisa menyebabkan seseorang mengalami kenaikan berat badan secara tak sengaja.

"Sebagian obat ini bisa membuatmu semakin lapar dan makan lebih banyak, namun terdapat juga kemungkinan bahwa hal ini mempengaruhi tubuhmu dengan cara yang sama dengan ketika mereka mengubah cara tubuh membakar energi sehingga bisa berujung pada berat badan," jelas Khazan.

2 dari 3 halaman

Perubahan Mikroba pada Usus

Selain dua faktor di atas, terdapat faktor lain yang bisa jadi penyebab meningkatnya berat badan yaitu mikrobioma.

"Mikrobioma adalah organisme, virus, jamur, dan bakteri yang berada di dalam tubuh manusia. Mikrobioma paling banyak berada di saluran pencernaan tambahan sehingga ketika kita membicarakan mengenai mikrobioma di manusia, maka yang dibicarakan adalah mikroba pada saluran pencernaan tambahan," jelas Dr. Rutchi Mathur, endrokinologis dan profesor di Cedars-Sinai Medical Center.

Keberadaan mikroba pada usus bisa mempengaruhi berat badan. Hal ini membuat serat dicerna dan diubah menjadi energi yang bisa membatasi selera makan.

Sayangnya, pola makan pada saat ini kekurangan serat dan kelebihan lemak. Adanya dua masalah ini membuat bakteri baik di dalam tubuh kesulitan bekerja secara optimal.

3 dari 3 halaman

Gaya Hidup Sehat Bisa Jadi Jalan Keluar

Sejumlah hal yang menjadi penyebab orang zaman sekarang lebih mudah bertambah berat badan ini sayangnya tidak semudah itu dihindari. Jenis makanan serta kandungan zat kimia pada sejumlah hal merupakan hal yang sulit dihindari.

Cara yang bisa kamu lakukan untuk membatasi pertambahan berat badan ini adalah dengan menerapkan gaya hidup yang sehat. Menerapkan pola makan dan pilihan makanan yang sehat juga penting untuk dipertimbangkan. [RWP]

Baca juga:
Tren Obesitas di Indonesia Naik 18 Persen
Rasa yang Lebih Lezat buat Orang Obesitas Mengonsumsi Lebih Banyak Makanan
Masalah Kesehatan yang Bisa Muncul Ketika Anak Terlalu Banyak Minum Susu
Penggunaan Smartphone Lebih dari 5 Jam Sehari Bisa Tingkatkan Risiko Obesitas
Kondisi Obesitas pada Anak Bisa Berujung Pada Risiko Tekanan Darah Tinggi
Konsumsi Kopi Diketahui Bisa Bantu Cegah Obesitas dan Diabetes

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini