Begini Cara Aman Bagi Lansia untuk Mengganti Katup Jantung

Kamis, 5 Desember 2019 11:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana
Begini Cara Aman Bagi Lansia untuk Mengganti Katup Jantung Ilustrasi penyakit jantung. ©Shutterstock.com/woaiss

Merdeka.com - Pada saat seseorang telah lanjut usia, kondisi jantung yang mereka alami bisa melemah. Hal ini bisa membuat menjadi cukup berbahaya untuk melakukan berbagai metode kesehatan pada jantung.

Penggantian katup jantung yang aman untuk lanjut usia (lansia) bisa menggunakan metode TAVI Transcatheter Aortic Valve Replacement/Implantation (TAVR/TAVI). Metode in berupa tindakan invasif minimal pada stenosis katup aorta berat.

Datuk dr Rosli Mohd Ali dari Cardiac Vascular Sentral Kuala Lumpur (CVSKL) yang memimpi operasi dengan TAVI menerangkan, metode TAVR/TAVI tidak seperti operasi katup jantung terbuka.

"Dengan TAVI/TAVR pasien dihubungkan ke mesin pemompa jantung. Dalam kebanyakan kasus, pasien tidak perlu dibedah dadanya. Karena prosedur TAVI dilakukan menggunakan kateter yang dimasukan melalui kulit," jelas Rosli sesuai keterangan tertulis yang diterima Health Liputan6.com, ditulis Jumat (29/11/2019).

"Bisa dibayangkan TAVI jauh lebih tidak menyiksa ketimbang operasi bedah jantung terbuka. Pasien yang awalnya merasa bahwa operasi pembedahan itu terlalu berisiko, kini punya pilihan untuk menyembuhkan masalah katup jantung dan memperpanjang usia mereka."

1 dari 2 halaman

Aktivitas Rutin Lebih Cepat

Metode TAVR/TAVI cocok dijalani lansia di atas 70 tahun. Ini karena orang-orang dengan usia lanjut biasanya memiliki toleransi lebih rendah terhadap rasa sakit. Mereka juga bisa kembali beraktivitas dengan cepat.

"Prosedur TAVI ini menggunakan proses bedah yang sangat minimal. Pasien bisa kembali beraktivitas rutin lebih cepat daripada operasi jantung terbuka," tambah Rosli.

"Waktu rawat juga lebih pendek, pemulihan gejala dengan cepat. Perkembangan fungsi jantung, pengurangan rasa sakit, dan kegelisahan juga perlahan-lahan pulih."

Metode invasif minimal biasanya dilakukan dengan membuat sayatan kecil di pangkal paha. Terkadang di sisi paha atau dada. Kemudian Kateter berupa tabung tipis dan fleksibel dimasukkan. Ini untuk menanam katup aorta pada jantung yang berdetak.

Tidak seperti bedah jantung terbuka untuk menggantikan katup aorta, TAVR/TAVIdada pasien tidak perlu dibuka dan jantung tidak dihentikan. Prosedur juga bisa dilakukan dengan bius lokal.

2 dari 2 halaman

Langkah Pemasangan TAVR/TAVI

Adapun langkah metode TAVR/TAVI, menurut Rosli, sebagai berikut:

Langkah 1: Balon Valvuloplasty dipandu oleh kateter. Balon dapat dikembangkan, lalu dimasukkan ke dalam aorta untuk membuka katup jantung.

Langkah 2: Katup jantung diarahkan melalui arteri ke jantung.

Langkah 3: Katup buatan akan ditempatkan pada posisinya, siap dipasang.

Langkah 4: Pemasangan balon yang dapat dikembangkan untuk memasang dan mengunci katup di tempat. Ada jugakatup TAVR/TAVI lain yang berkembang sendiri sehingga tidak memerlukan balon untuk pemasangannya.

Langkah 5: Pemeriksaan terakhir. Kateter dilepaskan, sekarang katup baru berfungsi di tempat katup asli.

Reporter: Fitri Haryanti Harsono
Sumber: Liputan6.com [RWP]

Baca juga:
Adakah Efek Samping dari Penggunaan Elektrokardiogram untuk Jantung?
Layanan Pesan Antar Makanan jadi Penyebab Meningkatnya Penyakit Jantung di Indonesia
Dendy Mikes Meninggal, Dokter Spesialis Jantung Ingatkan untuk Periksa Kesehatan
Radang Tenggorokan yang Tak Kunjung Sembuh Bisa Jadi Tanda Penyakit Jantung Rematik

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini