Banyak Rebahan dan Malas Bergerak, Waspada Varises Mengintai

Kamis, 24 November 2022 16:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana
Banyak Rebahan dan Malas Bergerak, Waspada Varises Mengintai Ilustrasi Varises. conwaymedicalcenter.com

Merdeka.com - Gaya hidup rebahan dan malas bergerak bisa menjadi penyebab dari munculnya sejumlah masalah kesehatan. Hal ini juga termasuk dari munculnya masalah varises.

Orang-orang yang jarang bergerak aktif dalam kehidupan sehari-hari bisa berisiko mengalami varises, kata spesialis bedah vaskular dr. Febiansyah Kartadinata Rachim, Sp. B, Subsp. BVE (K).

"Malas bergerak membuat aliran darah jadi melambat," kata Dokter Spesialis Bedan Subspesialis Bedah Vaskular dan Endovaskular Konsultan RS Pondok Indah tersebut beberapa waktu yang lalu dilansir dari Antara.

Ketika aliran darah melambat, darah bisa membeku dan membuat katup di pembuluh darah bekerja lebih keras. Varises adalah insufisiensi vena kronis, di mana ada gangguan aliran darah dari pembuluh darah vena tungkai ke jantung.

Varises terjadi akibat dari abnormalitas fungsi sistem vena yang disebabkan inkompetensi katup vena. Ketika katup bekerja secara baik, darah bisa mengalir dengan lancar ke jantung. Pada varises, katup di pembuluh darah vena mengalami malfungsi.

2 dari 2 halaman

Selain karena jarang bergerak, faktor risiko dari varises dipengaruhi oleh kehamilan, penggunaan alas kaki hak tinggi juga membuat tekanan di betis terlalu tinggi, akibatnya sirkulasi darah jadi tidak lancar.

Kebiasaan buruk seperti merokok juga berisiko menimbulkan varises. Dia mengatakan yang berbahaya dari rokok adalah zat karsinogenik yang merusak lapisan pembuluh darah di bagian dalam yang bersinggungan dengan darah.

"Akibatnya, katup-katup di pembuluh darah semakin cepat rusak," jelas dia.

Konsumsi alkohol, kegemukan, penambahan usia serta riwayat keluarga juga merupakan faktor risiko dari varises. Secara statistik, perempuan lebih berisiko terkena varises karena data menunjukkan 81,3 persen penderita adalah kaum Hawa.

Febiansyah menjelaskan sebetulnya angka kejadian hampir sama, namun data menunjukkan lebih banyak perempuan karena mereka cenderung lebih peduli dan segera berobat ketika timbul gejala varises. Gejala yang patut diwaspadai adalah adanya pelebaran pembuluh darah vena di kaki, kemudian muncul bengkak di pergelangan kaki.

Waspada juga bila kaki mudah kram dan nyeri. Ini terjadi karena "racun" yang harusnya dialirkan ke jantung malah menumpuk di kaki akibat gangguan sirkulasi. Akibatnya, warna kulit jadi semakin gelap dan menyebabkan kulit kering, gatal-gatal dan pada akhirnya ketika timbul luka, proses penyembuhannya jadi semakin lama. [RWP]

Baca juga:
Ingin Miliki Anak Sesudah Vasektomi, Begini Caranya
Perlu Diwaspadai, Kenali Beda Tahi Lalat Sehat dan Indikasi Kanker
Rasa Gatal di Kulit Bisa Jadi Gejala Adanya Diabetes
Sakit Kepala Konstan Tak Kunjung Hilang, 6 Hal Ini Bisa Jadi Penyebabnya
Berapa Lama Sebenarnya Manusia Bisa Hidup Tanpa Makan dan Minum?
Bangun Pagi dengan Rasa Sakit di Perut, Ini 4 Hal yang Bisa Jadi Penyebabnya

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini