Awas, ngemil larut malam bisa merusak otak!

Sabtu, 18 Juli 2015 09:14 Reporter : Destriyana
Awas, ngemil larut malam bisa merusak otak! Ilustrasi ngemil. ©Shutterstock/wavebreakmedia

Merdeka.com - Studi baru menunjukkan bahwa ngemil larut malam bisa berakibat buruk bagi otak. Para peneliti telah mempelajari jam internal tubuh manusia dan mereka menemukan bahwa makan di waktu yang salah - khususnya di jam tidur - dapat mempengaruhi kemampuan belajar dan memori otak.

Dampak yang sama juga ditemukan pada orang-orang yang bekerja shift malam. Penelitian ini dilakukan pada tikus, namun secara umum prinsip-prinsipnya juga berlaku pada manusia.

Sistem biologis kita akan berjalan lancar hanya jika kita memiliki ritme harian. Ritme sirkadian ini menganut siklus 24 jam dan mengontrol semua fungsi tubuh, termasuk sintesis dan melepaskan hormon, serta fungsi mental.

Mengganggu siklus ini tidak hanya buruk bagi otak, tetapi juga dapat memicu kondisi kesehatan seperti diabetes tipe 2 dan masalah sistem kekebalan tubuh. Hal itu juga memiliki efek buruk pada fungsi kognitif, terutama pada memori dan kemampuan belajar seseorang.

Sebagai bagian dari studi ini, satu kelompok tikus makan pada waktu normal, sedangkan kelompok kedua diberi makanan hanya selama waktu tidur normal mereka.

Tikus yang makan selama waktu tidur normal mereka mengalami gangguan pada kemampuan mereka untuk mengingat apa yang telah mereka pelajari.

Tikus-tikus itu juga mengalami kesulitan untuk mengenali objek baru dan menunjukkan perubahan pada hippocampus mereka, wilayah otak yang terlibat dalam kegiatan belajar dan mengingat. [des]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini