Anak Belajar di Rumah, Orangtua Tak Perlu Paksakan Diri Jadi Guru

Kamis, 11 Juni 2020 08:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana
Anak Belajar di Rumah, Orangtua Tak Perlu Paksakan Diri Jadi Guru Ilustrasi Anak Membaca Bersama Orangtua. ©Today.com

Merdeka.com - Selama beberapa bulan belakangan ini, pekerjaan rumah bagi orangtua menjadi bertambah. Masa pandemi ini mengharuskan orangtua juga mendampingi buah hati mereka yang belajar dari rumah

Kegiatan belajar mengajar dari rumah terkadang tak hanya membuat anak menjadi stres. Hal ini juga orang tua pun ikut mengalaminya lantaran harus ikut memahami materi yang disampaikan.

Psikolog, Vera Itabiliana Hadiwidjojo, S.Psi. mengatakan orang tua tak perlu memaksakan diri untuk menguasai semua pelajaran anak. Yang harus dilakukan hanya menemani dan mengkomunikasi dengan pihak sekolah jika dirasa ada yang kurang maksimal.

"Kebanyakan orang tua merasa terbebani karena harus menjadi guru, tidak perlu memaksakan diri. Bekerja samalah dengan guru anak jika kesulitan. Komunikasikan pada sekolah jika ada tugas yang memberatkan," ujar Vera dilansir dari Antara.

2 dari 2 halaman

Dalam masa pandemi COVID-19, orang tua sebaiknya juga tidak memaksakan anak untuk mendapat nilai tinggi. Yang terpenting adalah anak tetap bisa menikmati proses belajar meski hanya di rumah.

"Saat ini pun masih ada sekolah yang mencari formulasi yang tepat untuk program online learning ini. Target pada anak saat ini bukan lagi nilai tapi buatlah suasana belajar yang tetap menyenangkan sehingga anak tidak ikut jadi stres yang akhirnya akan menurunkan daya tahan tubuh," jelas Vera.

Peran penting orangtua dalam pembelajaran anak ini tentu berbeda dari guru. Orangtua cukup mendampingi dan memastikan bahwa anak tidak stres ketika belajar dari rumah. [RWP]

Baca juga:
Mandi jadi Kesempatan Penting dalam Proses Tumbuh Kembang Anak
Ini Penyebab Mengapa Kepanasan Bisa Menyebabkan Mimisan dan Sakit Kepala
Meski Orangtua Memiliki Badan Mungil, Anak Tetap Berpeluang untuk Tumbuh Tinggi
Pandemi COVID-19 Diperkirakan Tingkatkan Masalah Kekurangan Gizi pada Anak Indonesia
Imunisasi Tak Boleh Terhenti, Ortu Diminta Janjian dengan Petugas Hindari Antrean
Mandi jadi Kesempatan Penting dalam Proses Tumbuh Kembang Anak
Meski Orangtua Memiliki Badan Mungil, Anak Tetap Berpeluang untuk Tumbuh Tinggi
Pandemi COVID-19 Diperkirakan Tingkatkan Masalah Kekurangan Gizi pada Anak Indonesia
Ini Penyebab Mengapa Kepanasan Bisa Menyebabkan Mimisan dan Sakit Kepala
Paksaan Orangtua untuk Makan Lebih Sehat Bisa Buat Anak Malah Jadi Pemilih

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini