Amankan melahirkan dengan metode lotus birth?

Sabtu, 26 Maret 2016 15:23 Sumber :
Amankan melahirkan dengan metode lotus birth? Ilustrasi Melahirkan. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Setiap minggu, merdeka.com membuka layanan tanya jawab seputar masalah kesehatan. Dalam proyek ini, kami bekerja sama dengan tim dokter dari meetdoctor.com yang akan memberi jawaban atas pertanyaan yang disampaikan oleh pembaca. Berikut adalah salah satu pertanyaan yang sudah sampai di redaksi merdeka.com.

Pertanyaan

Apakah melahirkan dengan metode lotus birth aman untuk kesehatan? Apakah metode melahirkan tersebut sudah disetujui para ahli kesehatan?

Jawaban

Lotus birth merupakan metode persalinan yang menerapkan pemuputan secara alami tali pusat yang menghubungkan sang bayi dan plasentanya. Pada umumnya, segera setelah dilahirkan, maka tali pusat akan dijepit dan dipotong untuk kemudian disisakan sepanjang 1-2 cm dari pusat bayi.

Efektivitas metode persalinan ini hingga kini masih diperdebatkan. Berdasarkan penelitan yang dilakukan beberapa tahun yang lalu, metode lotus birth dianggap mampu mempererat jalinan batin antara Ibu dan bayi serta memungkinkan sang bayi mendapatkan pasokan nutrisi yang masih tersisa pada plasenta. Meskipun demikian, membiarkan plasenta puput secara alami juga akan memaparkan sang bayi terhadap risiko infeksi dan gangguan aliran darah akibat bekuan darah yang menyumbat. Selama kehamilan, plasenta memang masih mendapatkan aliran darah segar dari Ibu. Namun sayangnya, segera setelah kelahiran maka plasenta tidak lagi mendapatkan aliran darah dan dianggap sebagai jaringan yang mati atau non vital.

Dijawab oleh dr. Nina Amelia Gunawan

Minggu ini merdeka.com mengusung tema seputar Kesehatan Anak. Punya pertanyaan? Yuk kirim pertanyaan Anda ke support@merdeka.com. Jangan lupa sertakan alamat akun media sosial Anda juga yah. [feb]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini