Alami Insomnia saat Lakukan Isolasi Mandiri, Ini Hal yang Bisa Dilakukan

Senin, 26 Juli 2021 09:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana
Alami Insomnia saat Lakukan Isolasi Mandiri, Ini Hal yang Bisa Dilakukan ilustrasi insomnia. ©www.huffingtonpost.ca

Merdeka.com - Pasien COVID-19 yang menjalani isolasi mandiri (isoman) memiliki sejumlah keluhan yang muncul. Salah satunya adalah munculnya keluhan terkait insomnia atau sulit tidur.

Kondisi ini tentu tidak menyenangkan karena tubuh rasanya lelah dan hari-hari yang dilalui jadi terasa lambat. Selain itu, insomnia turut memunculkan kekhawatiran apakah kondisi tersebut bisa bikin sulit sembuh dari COVID-19.

Kondisi sulit tidur atau insomnia sering dialami bukan hanya yang menjalani isoman di rumah, mereka dengan gejala yang lebih berat di rumah sakit juga ada yang mengeluhkan hal ini seperti disampaikan Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 dokter Reisa Broto Asmoro.

"Biasanya ini terjadi yang tidak biasa sendirian. Jadi muncul rasa takut, cemas, was-was, kepikiran akhirnya sulit tidur," kata Reisa saat berbincang dengan Radio Kesehatan beberapa waktu lalu.

Jika memang penyebab utamanya adalah masalah psikis, Reisa menyarankan beberapa hal agar rasa cemas berkurang. Ketika kecemasan berkurang harapannya bisa tidur dengan baik.

Berikut saran Reisa:

- Kembali tingkatkan berdoa dan ibadah. Coba tenangkan diri dengan berdoa meminta perlindungan kepada Tuhan.

- Tetap jalin komunikasi dengan keluarga dan teman, kehadiran alat teknologi seperti video call membantu mengobati rasa sepi berada di ruang isolasi.

- Isi hari-hari di ruangan isolasi dengan hal-hal menyenangkan dan disukai. Bermain gitar, mewarnai, menonton serial televisi yang lucu. Hal ini dilakukan supaya ada stres release sehingga enggak kepikiran kata Reisa.

Baca Selanjutnya: Kenali Penyebabnya...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini