Ajari anak 4 cara menjaga kesehatan gigi!

Sabtu, 9 November 2013 14:08 Reporter : Kun Sila Ananda
Ajari anak 4 cara menjaga kesehatan gigi! Ilustrasi menggosok gigi. ©Shutterstock/Andrei Vorobiev

Merdeka.com - anak-anak suka memakan makanan manis seperti cokelat, es krim, kue, dan makanan lainnya. Orang tua bisa mencegah anak mereka makan makanan manis, namun terkadang lubang pada gigi tak hanya disebabkan oleh makanan manis, tetapi juga hal lainnya.

Terkadang banyak orang tua yang kurang memperhatikan kesehatan gigi dan mulut anak hanya kerena mereka masih memiliki gigi susu yang cepat atau lambat akan lepas. Namun itu bukan alasan untuk tidak menjaga kesehatan gigi anak.

Berikut adalah beberapa hal yang bisa dilakukan orang tua untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut anak, seperti dilansir oleh Mag for Women.

1. Ajak anak gosok gigi dua kali sehari
Menggosok gigi minimal dua kali sehari adalah salah satu perawatan penting untuk menjaga kesehatan gigi. Ini adalah pelajaran penting yang harus diketahui anak. Anda bisa memberikan contoh pada anak Anda sehingga dia bisa mengikuti kebiasaan baik yang Anda lakukan. Biasakan anak untuk menggosok giginya di pagi dan malam hari setelah makan malam.

2. Pilih sikat gigi yang tepat
Jangan asal pilih sikat gigi untuk anak karena sikat gigi mereka tentunya berbeda dengan sikat gigi untuk orang dewasa. Pilih sikat gigi dengan ujung bulat dan bulu yang lembut. Sikat gigi semacam itu akan membantu menghilangkan plak dan partikel makanan dari gigi tanpa merusak enamel atau gusi anak. Anda juga harus memiliki sikat gigi dengan ukuran yang sesuai untuk anak. Pastikan juga agar sikat gigi selalu diganti tiap tiga bulan sekali.

3. Perhatikan makanan yang dikonsumsi anak
Kesehatan gigi anak bergantung pada makanan dan minuman yang dikonsumsinya. Ajak anak makan sayur dan buah-buahan yang baik untuk kesehatan gusi dan tulang. Batasi makanan-makanan yang manis dan asam karena bisa merusak gigi dan gusi. Jangan biasakan makanan dan minuman yang mengandung terlalu banyak gula dan kafein untuk anak.

4. Periksa ke dokter gigi
Seperti halnya orang dewasa yang diharapkan mengunjungi dokter gigi setiap enam bulan sekali, anak-anak juga harus memiliki kebiasaan yang sama. Kebanyakan orang dewasa takut ke dokter gigi karena saat kecil mereka tak terbiasa memeriksakan gigi secara teratur dan hanya datang ketika sakit gigi. Jadi ajak anak Anda memeriksakan gigi dan mulutnya secara teratur sehingga mereka menganggapnya sebagai kebiasaan baik dan tak perlu takut.

Itulah beberapa cara yang bisa dilakukan oleh orang tua untuk mengajarkan kebersihan serta kesehatan gigi pada anak mereka. Jangan remehkan kesehatan gigi anak, karena kesehatan gigi juga penting dan bisa berpengaruh pada pertumbuhan serta kesehatan otak mereka.

[kun]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini