KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

9 Masalah kesehatan akibat sering begadang

Minggu, 2 Maret 2014 10:13 Reporter : Kun Sila Ananda
Ilustrasi kerja lembur. ©Shutterstock/TijanaM

Merdeka.com - Saat ini, begadang bukan lagi sekedar kegiatan iseng yang dilakukan orang. Begadang bisa jadi sebuah kewajiban, seperti bagi para pekerja shift malam, atau kebutuhan sosial bagi para sosialita yang ingin bergaul. Banyak orang yang masih sangat sibuk dan aktif di malam hari, hingga mereka tak punya cukup waktu tidur karena esok paginya harus menjalani rutinitas lagi.

Kebanyakan orang merasa nyaman menjalani pola hidup semacam ini tanpa memahami efek negatif yang bisa disebabkan kebiasaan begadang pada kesehatan mereka. Kurang tidur tak hanya bisa merusak sel otak, melainkan juga memicu banyaknya masalah kesehatan, seperti dilansir oleh Boldsky (27/02) berikut ini.

1. Obesitas
Tidur kurang dari enam jam semalam akan mengganggu metabolisme tubuh. Akibatnya, tubuh akan lebih cepat menyimpan lemak dan membuat orang cepat gemuk. Selain itu, orang yang seringkali terjaga sampai malam biasanya suka mengonsumsi makanan yang kaya lemak, sehingga membuat mereka lebih cepat bertambah berat badan.

2. Melemahkan sistem kekebalan tubuh
Sering begadang tak hanya merusak sel otak melainkan juga menghancurkan sel darah putih yang memperkuat sistem kekebalan tubuh. Itulah mengapa sering tidur larut malam akan melemahkan imunitas tubuh dan membuat orang lebih mudah terserang penyakit.

3. Mengganggu jam biologis tubuh
Ketika seseorang sudah terbiasa tidur larut malam, jam tubuh mereka lama-kelamaan akan menyesuaikan. Dengan begitu, mereka akan lebih sulit untuk tidur lebih awal. Jam tubuh mereka sudah diset untuk tidur larut akibat perubahan jam biologis tersebut.

4. Penyakit jantung
Kebiasaan tidur terlalu malam akan membuat orang lebih rentan terkena penyakit jantung. Saat ini penyakit jantung seringkali dipicu oleh kurang tidur.

5. Diabetes
Tidur larut malam akan mengganggu keseimbangan hormon dalam tubuh. Ini bisa memicu intoleransi glukosa yang berkaitan dengan produksi insulin dalam tubuh. Jika hal ini diteruskan, bukan tak mungkin orang yang suka tidur larut malam akan lebih rentan terkena diabetes.

6. Stroke
Kebanyakan orang tetap bangun pagi meski sebelumnya tidur larut malam. Hal ini membuat mereka hanya memiliki sedikit waktu beristirahat. Kurang istirahat bisa memberikan tekanan pada jantung dan berujung pada stroke atau serangan jantung.

7. Tekanan darah tinggi
Orang yang kurang tidur biasanya memiliki tingkat stres yang tinggi. Hal ini karena fisik dan pikiran mereka tak mendapat cukup waktu untuk beristirahat. Akibatnya, stres yang berkepanjangan cenderung memicu tekanan darah tinggi yang kronis.

8. sakit kepala
Sering merasa tak nyaman pada bagian kepala saat bangun terlalu siang dan tidur malam? Ini adalah salah satu akibat dari kurang tidur akibat banyak begadang. sedikit demi sedikit bagian sel otak akan mengalami masalah karena Anda tak cukup istirahat. Selain itu, sebuah penelitian juga mengungkap bahwa kurang tidur memiliki efek seperti benturan pada kepala.

9. Melemahkan saraf
Kurang tidur dan tidur di jam-jam yang tak wajar akan mempengaruhi sistem saraf pusat. Akibatnya, sistem saraf akan semakin lemah, begitu juga refleks Anda. Tak hanya it, penelitian juga mengungkap bahwa jika begadang dijadikan pola hidup rutin, lama-kelamaan efeknya akan menumpuk dan bisa mengurangi harapan hidup Anda.

Itulah beberapa masalah kesehatan yang bisa muncul jika Anda terlalu sering begadang. Jika begadang memang sebuah kewajiban dan tak bisa dihindari, sebaiknya barengi kebiasaan tersebut dengan kebiasaan lain yang lebih sehat, seperti mengatur pola makan penuh nutrisi dan rajin berolahraga. [kun]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.