9 Gejala Kecanduan yang Muncul ketika Kamu Berhenti Minum Kopi

Kamis, 26 Mei 2022 06:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana
9 Gejala Kecanduan yang Muncul ketika Kamu Berhenti Minum Kopi ilustrasi minum kopi. ©authoritynutrition.com

Merdeka.com - Kopi merupakan salah satu minuman yang bisa membuat kita kecanduan dan ingin untuk terus mengonsumsinya. Dampak adiktif yang muncul dari kopi ini membuat tidaklah mudah untuk begitu saja berhenti mengonsumsinya.

Pada saat seseorang berusaha untuk mengurangi konsumsi kopi atau berhenti sepenuhnya. Rasa tak nyaman yang muncul ini menandakan bahwa seseorang telah kecanduan kopi dan mengalami gejala serupa sakaw.

"Ketergantungan kafein pada dasarnya bisa dijelaskan sebagai ketidakmampuan seseorang untuk melakukan aktivitas sehari-hari tanpa kafein. Dengan kata lain, jika kamu tak dapat beraktivitas tanpa mengonsumsi kopi di pagi hari, bisa berarti bahwa kamu sudah kecanduan kafein," terang Vivek Cherian, M.D., dilansir dari Prevention.

Kondisi serupa sakaw terhadap kafein ini bisa terjadi ketika seseorang berhenti mengonsumsi kafein setelah biasanya rutin meminumnya. Hal ini bisa berdampak kesulitan untuk melakukan aktivitas sehari-hari.

"Gejala sakau ini biasanya mulai setelah 12 hingga 24 jam dari cangkir kopi yang terakhir kamu minum," terang Cherian.

Sejumlah hal bisa jadi tanda khusus adanya gejala sakau kopi yang kamu alami ini. Dilansir dari Preventio, berikut sejumlah gejala yang mungkin menandakan bahwa kamu telah kecanduan kopi ketika berhenti mengonsumsinya.

1. Meningkatnya Rasa Lelah

Seseorang biasanya kafein untuk menghilangkan rasa lelah, oleh karena itu, berhenti mengonsumsinya justru bisa menjadi penyebab munculnya rasa lelah.

"Tubuhmu jadi terbiasanya dengan stimulan lalu kemudian kehilangan dorongan energi dari luar ini," terang Courtney Scioli, nutrisionis.

"Saya menyarankan untuk mengurangi asupan kafein pada minggu-minggu ketika kamu bisa beristirahat dengan cukup," sambungnya.

Gejala serupa sakau akibat berhenti mengonsumsi kopi ini rentan muncul pada siang hari. Oleh karena itu, disarankan untuk berjalan di luar ruangan agar tingkat energi meningkat.

2 dari 5 halaman

Sembelit dan Sakit Kepala

2. Sembelit

Kafein bisa merangsang pencernaan seseorang untuk berjalan lebih lancar. Oleh karena itu, berhenti mengonsumsi kafein bisa menimbulkan dampak berupa sembelit.

Pada masa-masa berhenti mengonsumsi kopi ini, pastikan untuk minum banyak air. Selain itu, pastikan juga untuk mengonsumsi sayur-sayuran dan makanan tinggi serat lain agar pencernaan tetap lancar.

3. Sakit Kepala

Konsumsi kafein bisa menyebabkan perubahan pada pembuluh darah di dalam otak. Oleh karena itu, perubahan yang mendadak bisa menyebabkan munculnya sakit kepala.

"Tingkat keparahan ini bisa sangat berbeda tergantung kondisi seseorang," terang Scioli.

3 dari 5 halaman

Depresi dan Tremor

tremor

4. Depresi

Kafein memiliki kandungan yang bisa menyebabkan rasa bahagia dan meningkatkan mood seseorang. Oleh karena itu, berhenti mengonsumsi kopi juga bisa menjadi penyebab dari munculnya rasa depresi.

5. Tremor

Walau jarang, berhenti mengonsumsi kopi juga bisa menyebabkan tremor atau getaran tangan yang tak bisa dikontrol. Gejala ini biasanya akan muncul selama beberapa hari dan menghilang dengan sendirinya beberapa waktu kemudian.

4 dari 5 halaman

Uring-uringan dan Mual

6. Uring-uringan

Munculnya rasa lelah yang berpadu dengan sakit kepala bisa meningkatkan rasa uring-uringan. Efek dari berhenti minum kopi ini bisa menyebabkan perubahan kognitif dalam diri seseorang.

Pada seseorang yang berhenti minum kopi, sangat disarankan untuk tidak melakukannya secara seketika. pastikan mengurangi konsumsi kopi ini secara bertahap sedikit demi sedikit untuk mencegah efek buruk yang muncul.

7. Mual

Berkurangnya kafein di dalam tubuhmu secara seketika bisa menimbulkan perubahan pada sistem pencernaan. Kondisi ini bisa menyebabkan rasa mual tak tertahankan pada diri seseorang.

5 dari 5 halaman

Insomnia dan Kabut Otak

kabut otak

8. Insomnia

Banyak yang tak menyadari bahwa berhenti minum kopi secara sesektika bisa menyebabkan munculnya insomnia. Berhenti mengonsumsi kopi dengan cepat ini bisa mengganggu pola tidur yang kamu miliki dan memiliki dampak sama seperti kebanyakan mengonsumsi kopi.

9. Kabut Otak

Konsumsi kafein bisa meningkatkan produksi dopamin yang meningkatkan kewaspadaan dan motivasi. Berhenti mengonsumsi kopi bisa menjadi penyebab menurunnya produksi hormon ini sehingga menyebabkan munculnya kabut otak. [RWP]

Baca juga:
Baik Untuk Pencernaan, Berikut Ini 5 Manfaat Cincau Bagi Kesehatan Tubuh
Apa Penyebab Kebotakan Dini Pada Laki-Laki? Simak 5 Faktanya

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Fakta Kesehatan
  3. Kopi
  4. Minum Kopi
  5. Nutrisi
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini